Dewan Dukung Kuota Khusus Mahasiswa Asal Jabar

BANDUNG, (PRLM).- Ketua Komisi E Bidang Kesejahteraan Rakyat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Rakyat (DPRD) Jabar Didin Supriadin mendukung Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) memberlakukan kuota khusus 50 persen mahasiswa asal Jabar masuk perguruan tinggi negeri (PTN) unggulan. Apalagi masuk ke PTN seperti Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Padjadjaran (Unpad), dan Institut Pertanian Bogor (IPB) menurutnya memang sulit sekali.

“Kami berharap PTN yang ada di Jawa Barat dapat memprioritaskan kuota untuk anak-anak berprestasi asal Jabar. Ini penting guna peningkatan SDM di Jabar. Lalu, dari sisi pembiayaan pemprov juga harus mengalokasikan anggaran berbentuk beasiswa agar dapat membantu kelancaran para mahasiswa asal Jabar menyelesaikan studinya,” kata Didin di Kota Bandung, Kamis (12/9/2013).

Agar tidak terkesan terlalu memaksakan warga asal Jabar masuk PTN unggulan tanpa standar yang sesuai, Didin juga mendorong agar siswa yang diprioritaskan harus berprestasi di sekolahnya. “Saya yakin dari 27 kota/kab yang ada di Jabar, banyak siswa berprestasi, cerdas, dan pintar. Mereka juga mampu bersaing masuk di PTN unggulan,” katanya.

Dalam hal ini, Didin juga meminta pemprov melalui Dinas Pendidikan harus memiliki formula tepat dan melakukan koordinasi dengan kota/kab. Koordinasi juga perlu dilakukan khususnya kepada pihak sekolah. Dengan begitu, pihak sekolah dan para siswanya tahu mekanisme yang ada sesuai kesepakatan pemprov dengan PTN yang dituju. (A-199/A-147)***

Baca Juga

PETUGAS mengangkut berkas soal Ujian Nasional 2012 tingkat SMA sederajat, di titik bongkar SMAN 8 Bandung, Jln. Solontongan, Kota Bandung, Sabtu (14/4). Berkas soal tersebut disimpan di titik bongkar sebelum didistribusikan ke masing-masing sekolah, untuk

Distribusi Soal UN Dahulukan Daerah Terpencil

JAKARTA,(PR).- Pendistribusian naskah soal Ujian Nasional (UN) tingkat SMP/sederajat berbasis Kertas Pensil (UNKP) tinggal dilakukan di tingkat lokal daerah. Naskah soal UNKP SMP/sederajat telah didistribusikan pusat ke pemerintah provinsi pada 23 April 2016 lalu.

Hanya 47 SMP di Jawa Barat yang Melaksanakan UNBK

BANDUNG,(PR).- Jumlah SMP di Jawa Barat yang melaksanakan Ujian Nasional Berbasiskan Komputer (UNBK) hanya 0,609% atau 47 dari 7.714 SMP penyelenggara Ujian Nasional (UN). Dari 47 sekolah, hanya 13 sekolah yang berstatus negeri.