Wapres Buka MTQ Internasional Ke-2 di Jakarta

SUASANA pembukaan  Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Internasional ke-2 (The 2nd International Competition of the Holy Quran Recitation), berlangsung di Auditorium Kementerian Agama, Jl. MH Thamrin, Jakarta, Rabu (11/9/2013) malam.
AGUS IBNUDIN/”PRLM”
SUASANA pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Internasional ke-2 (The 2nd International Competition of the Holy Quran Recitation), berlangsung di Auditorium Kementerian Agama, Jl. MH Thamrin, Jakarta, Rabu (11/9/2013) malam.

JAKARTA, (PRLM).- Wakil Presiden Boediono membuka penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Internasional ke-2 (The 2nd International Competition of The Holy Quran Recitation), bertempat di Auditorium Kementerian Agama, Jakarta, Rabu (11/9/13) malam. Acara pembukaan ini ditandai dengan pemukulan beduk oleh Wapres.

Sebanyak 21 negara mengirimkan utusannya (total 40 peserta, red.) pada ajang musabaqah yang dijadwalkan berlangsung di Masjid Istiqlal Jakarta hingga 15 September 2013.

“MTQ memiliki makna khusus bagi Indonesia yang mayoritas penduduk beragama Islam,” ujar Wapres Boediono saat memberikan sambutan pada pembukaan MTQ Internasional.

Tampak hadir, Menteri Agama Suryadharma Ali, Wakil Menteri Agama Nasaarudin Umar, Dirjen Bimas Islam Kemenag Abdul Djamil, dan para undangan yang terkait.

Menurut Boediono, Indonesia tercatat sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia.

Wapres berharap, MTQ Internasional ini dapat menjadi wahana silaturrahim anak bangsa agar dapat terjalin persatuan dan kesatuan, kerukunan, serta memperkuat jalinan persahabatan dan kerja sama kaum Muslim antarbangsa.

Sementara itu, Menteri Agama Suryadharma Ali menuturkan, ajang MTQ Internasional ini, di samping sebagai syiar, juga sebagai perekat sekaligus memperkokoh hubungan bangsa Indonesia dengan negara-negara lain di dunia.

Dijelaskan dia, penyelenggaraan MTQ Internasional ini akan menjadi agenda berkelanjutan setelah sukses dilaksanakan pada 2003.

“Sebagai negara yang aktif dalam penyelenggaraan MTQ, Indonesia tidak hanya sebagai peserta, tetapi juga sebagai penyelenggara MTQ Internasional,” katanya.

Menag menuturkan, saat ini tidak kurang 25 even internasional yang mengundang Indonesia untuk hadir dan mengirimkan utusan qari dan qariahnya, mulai dari tahfidzul Quran hingga Musabaqah Tilawatil Quran tingkat internasional di berbagai negara.

Tema yang diusung pada MTQ Internasional ke-2 kali ini adalah “MTQ Internasional Jembatan Ukhuwwah dan Kerja Sama Dunia Islam untuk Persahabatan, Perdamaian, dan Kerja Sama antar Bangsa”.(A-94/A-108)***

Baca Juga

Presiden Sebut Unjuk Rasa Ditunggangi Aktor-aktor Politik

JAKARTA, (PR).- Presiden RI Joko Widodo mengatakan unjuk rasa telah ditunggangi aktor-aktor politik yang memanfaatkan situasi. Pernyataan ini dikemukakannya di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu, 5 November 2016 sekitar pukul 00.08 WIB.

RUHUT Sitompul main film demi sahabat.*

Dugaan Dhani Hina Presiden, Ruhut: Harus Ditindak Tegas

JAKARTA, (PR).- Politisi Ruhut Sitompul menyesalkan adanya laporan dugaan penghinaan dan penyerangan simbol negara dengan kata-kata yang tidak pantas oleh Ahmad Dhani pada unjuk rasa 4 November 2016.

Aksi 4 November, Denyut Nadi Perasaan Keagamaan

JAKARTA, (PR).- Aksi unjuk rasa 4 November yang berjalan damai hingga maghrib bentuk aspirasi umat islam. Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir bahkan menyebut aksi itu denyut nadi perasaan keagamaan. Adanya kericuhan yang terjadi, menurut dia tidak sejalan dengan spirit pengunjuk rasa.

Minta Masukan, Jokowi Kumpulkan Pimpinan Pondok Pesantren Jabar

JAKARTA, (PR).- Presiden Joko Widodo meminta saran dan masukan pada para kyai dan ulama pimpinan pondok pesantren wilayah Jawa Barat dan Banten. Pertemuan yang dikemas dalam dialog dengan puluhan ulama, kyai, habaib, dan ustad ini digelar di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 10 November 2016.