KPK Bersedia Bantu Kepolisian Ungkap Kasus Penembakan Polisi

JAKARTA, (PRLM).- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersedia membantu kepolisian dalam mengungkap kasus penembakan polisi yang terjadi di depan Gedung KPK, Selasa (10/9/13). Termasuk jika kepolisian membutuhkan rekaman CCTV yang ada di pintu gerbang KPK.

Juru Bicara KPK Johan Budi menjelaskan, polisi yang tertembak bukanlah pegawai KPK. Polisi tersebut juga tidak sedang berjaga di Gedung KPK. "Kami tidak tahu siapa atau tugas yang sedang dikerjakan," katanya kepada "PRLM", Selasa (10/9/13) malam.

Johan mengatakan, KPK akan membantu polisi dalam mengungkap kasus penembakan ini. Salah satunya dengan membuka rekaman CCTV kepada polisi. "Kalau memang diperlukan, kami akan buka. Tergantung apakah diperlukan atau tidak," ujarnya.

Ia menambahkan, KPK mempunyai CCTV yang terpasang di gerbang KPK, dekat dengan lokasi penembakan. Satu CCTV lainnya terpasang di atas Gedung KPK. "Mana yang dibutuhkan, nanti dilihat," katanya. (A-170/A-108)***

Baca Juga

Taksi Konvensional dan Daring Didorong Untuk Kerja Sama

JAKARTA, (PR).- Pemerintah mendorong perusahaan taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi daring (online) untuk bekerja sama. Agar kolaborasi bisnis yang saling menguntungkan dan sehat dapat terbangun.

MA Batalkan Kocok Ulang DPD RI 2,5 Tahun

JAKARTA, (PR).- Akhirnya Mahkamah Agung (MA) mengeluarkan putusan yang mengabulkan permohonan judicial review Peraturan Tata Tertib DPD Nomor 1 /2017 terkait atas pemotongan masa jabatan pimpinan DPD dan memberlaku surutkan kepada pimpinan DPD yang menjabat.

60.000 WNI Overstay Akan Ikut Amnesti di Arab Saudi

JAKARTA, (PR).– Direktur Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri Kementerian Ketenagakerjaan, Soes Hindharno, mengungkapkan bahwa sedikitnya ada 60.000 warga negara Indonesia (WNI) yang sudah habis masa tinggalnya atau oversta