KPK Bersedia Bantu Kepolisian Ungkap Kasus Penembakan Polisi

JAKARTA, (PRLM).- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersedia membantu kepolisian dalam mengungkap kasus penembakan polisi yang terjadi di depan Gedung KPK, Selasa (10/9/13). Termasuk jika kepolisian membutuhkan rekaman CCTV yang ada di pintu gerbang KPK.

Juru Bicara KPK Johan Budi menjelaskan, polisi yang tertembak bukanlah pegawai KPK. Polisi tersebut juga tidak sedang berjaga di Gedung KPK. "Kami tidak tahu siapa atau tugas yang sedang dikerjakan," katanya kepada "PRLM", Selasa (10/9/13) malam.

Johan mengatakan, KPK akan membantu polisi dalam mengungkap kasus penembakan ini. Salah satunya dengan membuka rekaman CCTV kepada polisi. "Kalau memang diperlukan, kami akan buka. Tergantung apakah diperlukan atau tidak," ujarnya.

Ia menambahkan, KPK mempunyai CCTV yang terpasang di gerbang KPK, dekat dengan lokasi penembakan. Satu CCTV lainnya terpasang di atas Gedung KPK. "Mana yang dibutuhkan, nanti dilihat," katanya. (A-170/A-108)***

Baca Juga

Cek Dana JHT Cukup Lewat BPJSTK Mobile

JAKARTA, (PR).- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan terus mengupayakan perlindungan menyeluruh bagi seluruh pekerja di Indonesia dapat segera terwujud. Hal itu antara lain dilakukan dengan hadirnya fitur baru pada aplikasi BPJSTK Mobile.

VAKSIN tidak dapat bekerja dengan baik tanpa tidur yang nyenyak, demikian hasil studi terbaru.*

Kasus Vaksin Palsu Bukti Kemenkes dan Badan POM Teledor

JAKARTA, (PR).- Terkuaknya kasus vaksin palsu merupakan hal yang sangat tragis. Pemalsuan yang berlangsung sampai 13 tahun itu menunjukkan pengawasan oleh Kementerian Kesehatan dan Badan POM (Pengawas Obat dan Makanan) terhadap industri farmasi lemah, bahkan teledor.

VAKSIN tidak dapat bekerja dengan baik tanpa tidur yang nyenyak, demikian hasil studi terbaru.*

Antisipasi Vaksin Palsu, Dinkes Lakukan Pendataan

YOGYAKARTA, (PR).- Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta akan melakukan pendataan asal vaksin yang digunakan di rumah sakit swasta maupun pemerintah, klinik, apotek maupun praktik dokter mandiri untuk mengantisipasi peredaran vaksin palsu.

Menteri Pertahanan Yakin Filipina Serius Bantu Selamatkan Sandera

JAKARTA, (PR).- Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu yakin pemerintah Filipina serius menangani 7 WNI Indonesia yang disandera kelompok bersenjata. Dalam penanganan 7 WNI ini, TNI masih memonitor dan belum sampai masuk ke wilayah Filipina.