KPK Bersedia Bantu Kepolisian Ungkap Kasus Penembakan Polisi

JAKARTA, (PRLM).- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersedia membantu kepolisian dalam mengungkap kasus penembakan polisi yang terjadi di depan Gedung KPK, Selasa (10/9/13). Termasuk jika kepolisian membutuhkan rekaman CCTV yang ada di pintu gerbang KPK.

Juru Bicara KPK Johan Budi menjelaskan, polisi yang tertembak bukanlah pegawai KPK. Polisi tersebut juga tidak sedang berjaga di Gedung KPK. "Kami tidak tahu siapa atau tugas yang sedang dikerjakan," katanya kepada "PRLM", Selasa (10/9/13) malam.

Johan mengatakan, KPK akan membantu polisi dalam mengungkap kasus penembakan ini. Salah satunya dengan membuka rekaman CCTV kepada polisi. "Kalau memang diperlukan, kami akan buka. Tergantung apakah diperlukan atau tidak," ujarnya.

Ia menambahkan, KPK mempunyai CCTV yang terpasang di gerbang KPK, dekat dengan lokasi penembakan. Satu CCTV lainnya terpasang di atas Gedung KPK. "Mana yang dibutuhkan, nanti dilihat," katanya. (A-170/A-108)***

Baca Juga

Pancasila, Bukan Pancadharma

TANGGAL 1 Juni ditetapkan sebagai Hari Lahir Pancasila, ideologi dasar negara Indonesia. Dan, mulai tahun ini, 1 Juni dijadikan hari libur nasional. Penetapan tanggal ini merujuk peristiwa yang terjadi 72 tahun silam.

Asuransi Usaha Tani Padi Meningkat

JAKARTA, (PR).-Jumlah sawah petani yang diasuransikan dalam dua tahun terakhir ini semakin luas. Tahun 2015-2016 baru 660 ribu hektare dan hingga akhir 2017 ini diperkirakan akan melonjak menjadi 1 juta hektare.

Fatwa Haram MUI Tanda Aktivitas di Medsos Mengkhawatirkan

MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) baru saja mengeluarkan hukum dan pedoman bermuamalah melalui media sosial. Komisi Fatwa dari MUI pun secara resmi telah merilis hal apa saja yang dikeluarkan fatwa haram dalam beraktivitas di medsos.