Situasi Filipina Selatan Memanas: MNLF Ingin Memerdekan Diri

LUAR NEGERI

ZAMBOANGA, (PRLM).- Situasi di Filipina Selatan kembali memanas setelah kelompok separatis bersenjata Front Pembebasan Nasional Moro (MNLF) bentrok dengan tentara Filipina di Kota Zamboanga, Filipina selatan. Insiden itu terjadi saat pemerintah dan kelompok separatis lainnya, Front Pembebasan Islam Moro (MILF), akan bersiap menandatangani perjanjian damai sebelum Presiden Benigno Aquino mundur pada 2016.

Kantor Berita Reuters, Selasa (10/9/13), yang mengutip keterangan seorang saksi mata, menyebutkan, gerilyawan MNLF membakari rumah sejumlah warga dan menguasai lima distrik di Kota Zamboanga.

Para pemberontak Moro itu juga dilaporkan sempat menyandera 30 warga dan berencana menaikkan bendera mereka di Balai Kota Zamboanga sekaligus mengumumkan kemerdekaan Zamboanga pada Selasa malam. (A-133/A-108)***

Baca Juga

Misi PBB Temukan Bukti Keterlibatan Rusia di Ukraina

LUAR NEGERI

JENEWA, (PRLM).- Misi pemantau HAM PBB di Ukraina baru saja mengeluarkan laporan ke-10 mengenai situasi di Ukraina dari periode 16 Februari sampai 15 Mei.

Bos Kosmetik Bawa 4.500 Pegawai Liburan ke Belanda

LUAR NEGERI

BEIJING, (PRLM).- Bos perusahaan kosmetik Perfect asal Tiongkok memberangkatkan 4.500 pegawainya untuk berlibur di Belanda selama lima hari.

Sebanyak 90 bus dikerahkan untuk membawa ribuan wisatawan itu berkeliling di Eropa.

Dua Hari Dalam Air, Ratusan Korban Yangtze Dikhawatirkan Tewas

LUAR NEGERI

BEIJING, (PRLM).-Seiring dengan bertambahnya waktu, banyak kalangan mulai pesimistis para korban ditemukan selamat. Apalagi mayoritas adalah lansia.

Takut MERS, 7.000 Turis Batalkan Perjalanan ke Korsel

LUAR NEGERI

SEOUL, (PRLM).- Menghadapi wabah MERS, Presiden Korsel Park Geun-Hye juga telah menggelar rapat darurat dengan sejumlah pejabat tinggi di kabinetnya.