Situasi Filipina Selatan Memanas: MNLF Ingin Memerdekan Diri

ZAMBOANGA, (PRLM).- Situasi di Filipina Selatan kembali memanas setelah kelompok separatis bersenjata Front Pembebasan Nasional Moro (MNLF) bentrok dengan tentara Filipina di Kota Zamboanga, Filipina selatan. Insiden itu terjadi saat pemerintah dan kelompok separatis lainnya, Front Pembebasan Islam Moro (MILF), akan bersiap menandatangani perjanjian damai sebelum Presiden Benigno Aquino mundur pada 2016.

Kantor Berita Reuters, Selasa (10/9/13), yang mengutip keterangan seorang saksi mata, menyebutkan, gerilyawan MNLF membakari rumah sejumlah warga dan menguasai lima distrik di Kota Zamboanga.

Para pemberontak Moro itu juga dilaporkan sempat menyandera 30 warga dan berencana menaikkan bendera mereka di Balai Kota Zamboanga sekaligus mengumumkan kemerdekaan Zamboanga pada Selasa malam. (A-133/A-108)***

Baca Juga

Pipres AS Dua Hari Lagi, Persaingan Makin Ketat

WASHINGTON, (PR).- Dua hari menjelang Pemilihan Presiden AS, persaingan antara calon presiden Hilary Clinton dan Donald Trump semakin ketat. Sejumlah hasil survey terbaru menunjukkan keduanya punya peluang sama untuk menjadi orang nomor satu di AS.

Kampung Halaman Melania Trump Ikut Bergembira

SEVNICA, sebuah kota kecil di Slovenia, rupanya turut bahagia saat Donald Trump dinyatakan sebagai Presiden Amerika Serikat terpilih. Bukan tanpa alasan, kota yang hingga tahun lalu penduduknya tak mencapai lima ribu jiwa ini adalah tempat kelahiran Melania Knavs, istri Trump.

Masalah Migran dan Ekstremis Mengemuka di Pilpres Prancis

PARIS, (PR).- Setelah pemilihan presiden AS yang baru saja usai, pilpres lainnya yang menarik untuk disimak adalah pilpres Prancis yang pemilihan pendahuluannya dilakukan pada Minggu 20 November 2016. Sama seperti AS, proses pilpres Prancis juga melalui tahapan penyeleksian para kandidat capres.