Situasi Filipina Selatan Memanas: MNLF Ingin Memerdekan Diri

ZAMBOANGA, (PRLM).- Situasi di Filipina Selatan kembali memanas setelah kelompok separatis bersenjata Front Pembebasan Nasional Moro (MNLF) bentrok dengan tentara Filipina di Kota Zamboanga, Filipina selatan. Insiden itu terjadi saat pemerintah dan kelompok separatis lainnya, Front Pembebasan Islam Moro (MILF), akan bersiap menandatangani perjanjian damai sebelum Presiden Benigno Aquino mundur pada 2016.

Kantor Berita Reuters, Selasa (10/9/13), yang mengutip keterangan seorang saksi mata, menyebutkan, gerilyawan MNLF membakari rumah sejumlah warga dan menguasai lima distrik di Kota Zamboanga.

Para pemberontak Moro itu juga dilaporkan sempat menyandera 30 warga dan berencana menaikkan bendera mereka di Balai Kota Zamboanga sekaligus mengumumkan kemerdekaan Zamboanga pada Selasa malam. (A-133/A-108)***

Baca Juga

Aksi Teror di Mesir Tewaskan 26 Warga Kristen Koptik

KAIRO, (PR).- Presiden Mesir Abdul Fatah Al-Sisi menggelar rapat darurat bersama para pejabat militer usai kelompok bersenjata menewaskan 26 warga Kristen Koptik dan melukai puluhan lainnya pada Jumat, 26 Mei 2017 siang waktu setempat.

Identitas Tiga Pelaku Teror London Diungkap

LONDON, (PR).- Kepolisian Inggris resmi mengumumkan nama ketiga pelaku serangan teroris di London, Selasa 6 Juni 2017. Ketiga pelaku tersebut bernama Youssef Zaghba (22), Khuram Butt (27), dan Rasyid Redouane (30).

Kebakaran Hutan Tewaskan 62 Orang, Portugal Minta Bantuan Asing

LISBON, (PR).- Jumlah korban tewas kebakaran hutan terparah di Portugal terus bertambah. Seperti dilaporkan Yahoo News, Senin, 19 Juni 2017, saat ini jumlah korban tewas menjadi 62 orang dan puluhan lainnya terluka. Jumlah korban meninggal masih bisa bertambah.