Situasi Filipina Selatan Memanas: MNLF Ingin Memerdekan Diri

LUAR NEGERI

ZAMBOANGA, (PRLM).- Situasi di Filipina Selatan kembali memanas setelah kelompok separatis bersenjata Front Pembebasan Nasional Moro (MNLF) bentrok dengan tentara Filipina di Kota Zamboanga, Filipina selatan. Insiden itu terjadi saat pemerintah dan kelompok separatis lainnya, Front Pembebasan Islam Moro (MILF), akan bersiap menandatangani perjanjian damai sebelum Presiden Benigno Aquino mundur pada 2016.

Kantor Berita Reuters, Selasa (10/9/13), yang mengutip keterangan seorang saksi mata, menyebutkan, gerilyawan MNLF membakari rumah sejumlah warga dan menguasai lima distrik di Kota Zamboanga.

Para pemberontak Moro itu juga dilaporkan sempat menyandera 30 warga dan berencana menaikkan bendera mereka di Balai Kota Zamboanga sekaligus mengumumkan kemerdekaan Zamboanga pada Selasa malam. (A-133/A-108)***

Baca Juga

IAEA Memulai Kajian Atas Regulator Nuklir Jepang

LUAR NEGERI

TOKYO, (PRLM).- Para pakar dari Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) memulai kajian pertamanya atas regulator nuklir Jepang (NRA) sejak badan itu dibentuk setelah bencana nuklir Fukushima tahun 2011.

Enam Turis Jerman Jadi Korban Serangan Bom Istanbul

LUAR NEGERI

ISTANBUL, (PRLM).- Kantor berita Turki Dogan melaporkan, dari 10 korban yang tewas tersebut, sampai saat ini amsih belum diidentifikasi asal mereka.

PBB Segera Deklarasikan Dunia Bebas Ebola

LUAR NEGERI

JENEWA, (PRLM).- Setelah selama dua tahun ebola menjadi epidemi yang menewaskan puluhan ribu orang, mayoritas di Afrika, PBB akan segera mendeklarasikan bahwa wabah tersebut kini telah berakhir.

Zimbabwe Bantah Presiden Mugabe Wafat di Singapura

LUAR NEGERI

HARARE, (PRLM).- Pemerintah Zimbabwe, Kamis (14/1/2016) membantah keras berita yang menyebutkan bahwa pemimpin mereka Presiden Robert Mugabe (91) telah meninggal dunia saat dirawat di Singapura.