Akan TInjau Ulang Rencana PLTSa Gedebage

Ridwan Kamil Ajak Warga Kurangi Produksi Sampah

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).- Wali Kota Bandung terpilih Ridwan Kamil mengajak warga untuk menyelesaikan persoalan sampah dengan cara preventif terlebih dahulu. Menurut dia, apabila cara itu bisa dilakukan, rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) bisa jadi tak diperlukan.

"Saya ingin mengajak warga Kota Bandung menyelesaikan sampah dahulu tanpa PLTSa dengan mengurangi sampah, mengubah gaya hidup, mengurangi kantong plastik, memilah sampah, memperbanyak biopori. Kalau itu dilakukan siapa tahu kita mungkin tak perlu PLTSa," kata Ridwan saat ditemui dalam sebuah acara di Sekolah Tinggi Desain Indonesia (STDI) di Jalan Wastukencana, Selasa (10/9/2013).

Dia menginginkan, upaya mengatasi persoalan sampah dilakukan dengan cara preventif atau pencegahan di lingkungan warga.

Terkait rencana pembangunan PLTSa Gedebage yang masih menunggu keputusan DPRD Kota Bandung, Ridwan menyatakan akan melakukan review dahulu.Setelah dirinya dilantik pada 16 September 2013, Ridwan akan mempelajari rencana pembangunan PLTSa dari tiga aspek, yakni lokasi, teknologi, dan bisnis.

"Apakah ada masalah atau tidak terkait dengan pemilihan lokasi. Kedua, aspek teknologi kan ada kekhawatiran mengenai dioksin dan sebagainya," ujarnya.

Tak hanya itu, Ridwan pun masih mempertimbangkan, persoalan tipping fee dalam aspek bisnis pembangunan PLTSa Gedebage. "Ada rencana pembayaran tipping fee senilai Rp 88 miliar pertahun. Jika dikali 20 tahun angkanya mendekati Rp 1,8 triliun, itu kan APBD yag diharus dipertanggungjawabkan," ucapnya. (A-201/A-88)***

Baca Juga

Mantan Sekretaris Dewan Divonis 12 Bulan Penjara

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).- Mantan Sekretaris Dewan Cimahi, Eddy Junaedi divonis 12 bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Bandung, Senin (1/6/2015).

Kepastian Kemarau Empat Wilayah Bandung Raya Tunggu Satu Dasaria

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).- Beberapa wilayah di Bandung Raya, curah hujan pada dua dasaria bulan Mei 2015, masing-masing sudah di bawah 50 milimeter. Kepastian musim kemarau di wilayah tersebut ditentukan satu dasaria berikutnya.

Bos Cipaganti Akui Kelola Dana Mitra Usaha Rp 4,8 T

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).- Bos Cipaganti Andianto Setiabudi mengakui telah mengelola dana mitra usaha sebesar Rp 4,8 triliun. Dana tersebut dipakai untuk membiayai beberapa bisnis yang ada di Cipaganti Grup.

Tarmana Kembali Pimpin Ormas BBC

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).-Organisasi kemasyarakatan di Jabar mendorong orang sunda menjadi tokoh nasional. Dari itulah warga Jawa Barat harus memunculkan tokoh dan mendukungnya untuk manggung di Jakarta.