Headlines

Kemenag Luncurkan Sistem Pengamanan Bank

JAKARTA, (PRLM).- Kementerian Agama (Kemenag) bersama 4 bank penerima setoran (BPS) haji meluncurkan sistem pengamanan perbankan bagi jemaah haji asal Indonesia. Jemaah disarankan untuk tak membawa uang dalam jumlah banyak.

"Cukup simpan di dalam rekening. Jemaah cukup berbekal kartu debit. Jika sewaktu-waktu membutuhkan uang, tinggal ditarik tunai melalui ATM di kota-kota perhajian, yakni Mekkah, Madinah, dan Jeddah," ujar Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Anggito Abimanyu, Senin (9/9/2013) malam di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur.

Ia mengungkapkan bahwa 4 BPS yang bekerja sama dengan Kemenag itu adalah Bank Mandiri, BNI, BRI, dan Bank Syariah Mandirim "Sistem ini kami luncurkan untuk mengantisipasi kehilangan uang. Soalnya, setiap tahun, ribuan jemaah kehilangan uang, terutama ketika berada di Mekkah. Ini sebagai layanan tambahan kami buat jemaah. Tidak diwajibkan, tetapi hukumnya sunnah," tuturnya.

Selain itu, kata dia, layanan ini juga diperuntukkan bagi jemaah yang belum memiliki tabungan dan kartu kredit. "Jika sudah punya, silakan kartu debit itu dipergunakan. Selagi memiliki fasilitas cirrus atau maestro, kartu itu bisa digunakan untuk menarik uang tunai di seluruh dunia, termasuk Arab Saudi. Dalam hal ini, intinya, kami meminta jemaah untuk tak membawa uang tunai dalam jumlah banyak karena itu rentan sekali. Ya, rentan terhadap tindak pidana, rentan pula terjatuh atau ketinggalan ketika jemaah sedang beribadah," ucapnya. (A-125/A-147)***

Customize This