Persaingan Ketat, Pilkada Garut Berpotensi Dua Putaran

GARUT, (PRLM).-Pemilihan Umum Kepala Daerah Kabupaten Garut kemungkinan besar berlangsung dua putaran. Dari penghitungan cepat sementara, belum ada pasangan calon yang memonopoli dominasi raihan suara.

"Pilkada Garut akan berlangsung 2 putaran apabila tidak ada calon yang mencapai 30 persen suara. Jadi nantinya diambil dua pasangan dengan jumlah suara terbanyak untuk bersaing pada putaran kedua. Tapi kita lihat saja, belum semua suara masuk," ujar Anggota KPUD Garut Abdal di Kantor KPUD Garut, Jalan Suherman, Minggu (8/9/2013).

Berdasarkan penghitungan cepat KPUD Garut pukul 17.00 WIB kemarin, pasangan no 8 Rudy Gunawan dan Helmi Budiman untuk sementara memang unggul . Namun, perolehan suara pasangan ini ditempel ketat dengan petahana Agus Hamdani-Abdusy Syakur Amin.

Berdasarkan data penghitungan cepat KPUD Garut, dari sekitar 567.804 suara sah yang masuk Rudy-Helmi yang diusung PKS, PBB, Gerindra meraih 138.027 suara atau meraih 24,31 persen . Adapun DPT Garut mencapai 1,76 juta pemilih.

Perolehan suara pasangan Rudy-Helmi ditempel ketat pasangan nomor 5 Agus-Syakur (PPP-PKB) yang meraih 129.801 atau 22,86 persen suara. Sementara itu, pasangan no 4 Memo Hermawan-Ade Ginanjar (PDIP-Golkar) meraih 101.829 atau 17,93 persen. (A-168/A-89)***

Baca Juga

Pimpinan MPR Penuhi Undangan Parlemen Malaysia

JAKARTA, (PR).- Pimpinan MPR RI beserta pimpinan Fraksi dan kelompok DPD berkunjung ke Malaysia memenuhi undangan parlemen negeri jiran. Kunjungan tersebut berlangsung selama tiga hari mulai Selasa, 24 Mei 2016 sampai dengan Kamis, 26 Mei 2016.

Masih Ada Celah di Revisi UU Pilkada

JAKARTA, (PR).- Koalisi masyarakat sipil pilkada berintegritas menilai, masih ada catatan terhadap hasil Revisi UU Pilkada 8/2015 yang telah selesai dilaksanakan pemerintah dan DPR.

Pembatalan Perda Harus Akuntabel

JAKARTA, (PR).- Wakil Ketua DPD RI Farouk Muhammad meminta agar semua pihak merespons secara proporsional perihal pembatalan sejumlah perda yang dilakukan oleh Pemerintah.

Jumlah Dukungan Calon Perseorangan Jadi Lebih Banyak

CIMAHI, (PR).- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cimahi merevisi jumlah minimum dukungan pasangan perseorangan dalam Pilkada Serentak Kota Cimahi 2017 dari semula 29.095 dukungan menjadi 32.974 dukungan. Revisi dilakukan setelah muncul surat No.