FKGHS Kab. Bandung Tuntut Kejelasan Nasib Honorer Kategori II

SOREANG, (PRLM).-Forum Komunikasi Guru Honorer Sekolah (FKGHS) Kab. Bandung mendesak pemerintah untuk segera memberikan kejelasan nasib honorer kategori II yang sampai saat ini masih terombang-ambing. Apalagi rencananya pemerintah pusat hanya akan emngangkat 24 peren dari jumlah honorer kategori II sehingga menimbulkan keresahan.

“Kami meminta kejelasan nasib rekan-rekan sesama guru honorer kategori I maupun II. Kategori I seharusnya sudah diangkat sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) beberapa tahun lalu, namun sampai kini masih berstatus honorer,” kata Ketua FKGHS Kab. Bandung, Toto Ruhiat, di komplek Pemkab Bandung, Kamis (5/9).

Jumlah tenaga honorer kategori I yang tertinggal dalam pengangkatan CPNS nya sebanyak 300 orang termasuk para guru. “Sedangkan honorer kategori II yakni bekerja di instansi pemerintah, namun honorariumnya bukan dari pemerintah pusat atau daerah. Jumlah honorer kategori II di Kab. Bandung sekitar 2.300 orang,” katanya.

Merujuk kepada Peraturan Pemerintah (PP) No. 56 Tahun 2012, maka kuota pengangkatan CPNS dari honorer kategori sebesar 30 persen. “Namun pemerintah merevisi kembali isi PP tersebut sehingga yang akan diangkat lebih kecil yakni 24 persen. Ketentuan baru ini makin membuat keresahan di kalangan tenaga honorer,” katanya..(A-71/A-89)***

Baca Juga

Minat Pengabdian Dosen Kepada Masyarakat Masih Rendah

BANDUNG,(PR).- Minat dosen mengajukan usulan pengabdian kepada masyarakat (PKM) terbilang rendah. Di Universitas Islam Bandung (Unisba), dalam setahun hanya ada 12 proposal dan satu yang lolos. Sedangkan, untuk ajuan penelitian dalam setahun dapat mencapai 120 proposal.

SEJUMLAH siswa saat menjalani simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) . Sementara di Purwakarta UNBK hanya bisa dilaksanakan di empat sekolah.(foto ilustrasi).*

Jelang UNBK, 80 Persen Sekolah Sudah Sinkronisasi

JAKARTA,(PR).- Tiga hari menjelang pelaksanaan Ujian Nasional, 80 persen sekolah yang melaksanakan ujian berbasis komputer (UNBK) sudah melakukan sinkronisasi. Sesuai jadwal, sinkronisasi soal ujian untuk UNBK dilakukan mulai Jumat, 1 April 2016.

Jaringan Internet Sempat Bermasalah Jelang UNBK

BOGOR, (PR).- Ujian nasional hari pertama di Kota Bogor, Senin 4 April 2016 berjalan lancar. Sebelumnya sempat ada kekhawatiran banyak siswa peserta UN yang terlambat masuk karena penerapan sistem satu arah di seputaran Kebun Raya Bogor dan Istana Kepresidenan Bogor.

Melahirkan, Peserta Gagal Ikut UN Paket C

CIAMIS, (PR).- Lima kursi peserta Ujian Nasional Paket (kesetaraan) C yang diadakan di SDN 4 Maleber, Kecamatan/Kabupaten Ciamis tampak kosong. Sedangkan kursi lainnya diduki peserta yang dengan serius mengerjakan ujian mata pelajaran Matematika, Selasa 5 April 2016.