Headlines

Maling Membobol Lima Rumah Sekaligus di Komplek Elit

HANDRIANSYAH/"PRLM"
HANDRIANSYAH/"PRLM"
PETUGAS melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pembobolan lima rumah oleh kawanan maling di sebuah komplek perumahan elit di Jln. Sultan Ageng Tirtayasa, Desa Kalikoa, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon disatroni maling, Rabu (28/8/2013). Akibat kejadian tersebut, para korban menderita kerugian belasan juta rupiah.*

SUMBER, (PRLM).- Sebanyak lima rumah di sebuah komplek perumahan elit di Jln. Sultan Ageng Tirtayasa, Desa Kalikoa, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon disatroni maling, Rabu (28/8/2013). Akibat kejadian itu, warga mengalami kerugian sampai belasan juta rupiah.

Menurut petugas keamanan komplek tersebut, Suganda (29), pencurian tersebut terjadi pukul 3.45 WIB. Aksi para pelaku sempat terekam kamera pengintai (CCTV) yang dipasang di kompleks tersebut.

“Pelaku yang terekam CCTV saat memasuki rumah warga ada dua orang, tapi kemungkinan lebih,” katanya.

Suganda mengatakan, dirinya tidak sempat memperhatikan monitor CCTV saat kejadian berlangsung karena tengah menonton televisi. Ia baru sadar ada kejadian itu dari warga yang mengadu pagi harinya. Barulah setelah melihat rekaman CCTV, Suganda menyadari bahwa kejadian tersebut sempat terpantau.

Saat beraksi, kata Suganda, para pelaku berhasil membobol dan membawa barang berharga dari rumah Deden (37), Iyan (27), dan Tati (62). Para pelaku masuk ke dalam rumah dengan cara mencongkel jendela. Sementara dua rumah lain milik Yogi (35) dan Syukur baru sempat dicongkel jendelanya saja.

Sementara itu saksi korban, Deden mengatakan, dirinya masih tidur saat para maling masuk ke dalam rumahnya. Ia baru sadar rumahnya dibobol saat hendak bersiap untuk berangkat kerja sekitar pukul 05.00 WIB.

“Saya akan membereskan laptop yang akan dibawa ke tempat kerja. Ternyata sudah tidak ada di tempat saya meletakannya semalam. Setelah dilihat, jendela dalam keadaan terbuka, padahal semalam dikunci,” katanya.

Pelaku diduga masuk ke dalam komplek dengan cara memanjat tembok pembatas yang memisahkan komplek tersebut dengan komplek lain di sebelahnya. Pasalnya, satu-satunya akses masuk ke komplek tersebut hanyalah gerbang depan yang dijaga satpam 24 jam. (A-178/A_88)***

Komentari di Facebook !