Sammy Simorangkir Membuat Savers Terpukau

JAKARTA, (PRLM),-Bermodalkan satu album solo, Sammy Simorangkir sukses menggelar konser tunggal bertajuk “Sammy Simorangkir Live Orchestra in Concert” di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Jumat (23/8/ 2013).

Di tempat di mana Rod Steward pernah menggelar konser tersebut, suasana penonton sebenarnya cukup lengang, hanya sekitar 1.000 orang yang menyaksikannya. Pada waktu yang bersamaan, dua konser di tempat yang tak jauh memang sedang berlangsung juga.

Kendati demikian, di konser yang berharga tiket senilai dengan konser tunggal Noah itu, para Sammy Lovers (Savers) tampaknya berhasil dibikin terpukau. Bersanding di pentas yang megah, dengan tata suara dan tata cahaya yang mumpuni, serta dukungan orkestrasi dari Aluna Orchestra pimpinan Alvin Lubis, Sammy mempersembahkan sejumlah lagu hitnya dan beberapa lagu yang menginspirasinya kepada para Savers.

Bersama pula beberapa bintang tamu, Sammy menganggap konser tunggalnya itu sebagai “ujian kenaikan kelas”. Dengan menghelat konser tunggal, eksistensi Sammy sebagai seorang penyanyi memang telah melangkah ke satu pencapaian baru yang gemilang.

Konser yang dijadwalkan pukul 20.00 WIB itu sempat mulur satu jam, tapi para Savers tetap setia menanti idolanya. Dalam balutan tuxedo yang membuat Sammy terlihat elegan, langkah kalemnya ke tengah panggung disambut teriakan antusias para Savers.

“What’s up JCC?” sapa Sammy kepada para penonton. Tembang “Cinta Putih” yang melambungkan namanya bersama grup musik Kerispatih lentas dialunkan sebagai sajian pembuka. Karakter suara yang khas dan kuat ketika menyanyikan lagu bernada panjang langsung ditunjukkan oleh mantan vokalis Kerispatih ini.

Masih dengan lagu yang mellow, lagu “Aku Kembali” kemudian dinyanyikan oleh Sammy bersama interpretasi tarian balet oleh sepasang dancer. Dilanjutkan dengan lagu “Takkan Berhenti”, Sammy lalu membawakan lagu cover serampung menyuguhkan dua lagu dari album solonya itu.

Dengan iringan musik orkestra, lagu “Sephia” (Sheila on 7) dan “Cukup Siti Nurbaya” (Dewa 19) menjadi terdengar berbeda saat Sammy menyanyikan dengan gayanya.

Ketika lagu “Sephia” ditampilkan, kor penonton yang sejak awal terdengar samar bahkan mulai lebih jelas dan kencang. Melalui dua lagu tersebut, Sammy pun berupaya mengajak para Savers flashback ke masa lalunya, ketika dia mulai bangkit dari keterpurukan karena terjerat narkoba.

Eka Deli adalah penyanyi pertama yang diajak oleh Sammy berkolaborasi di atas panggung. Bersama penyanyi sekuler itu, lagu “Kaulah Segalanya” (Ruth Sahanaya) dikumandangkan oleh Sammy.

Penyanyi jebolan Indonesian Idol ini kemudian menyerahkan panggung dikuasai oleh Eka Deli dan Mike Mohede guna melayangkan lagu “One Sweet Day” (Mariah Carey ft. Boyz II Men).

Penyanyi kelahiran Bandung, 8 September 1982, ini giliran berkolaborasi dengan Mike Mohede untuk single-nya Mike, “Mampu Tanpanya”. Seolah ajang reuni lulusan Indonesian Idol, Sammy juga berkolaborasi dengan Regina Ivanova kala menghadirkan lagu “Sempurna” (Andra and The Backbone). Menyanyi featuring Mike dan Regina, Sammy terbukti mampu memunjukkan kualitas suara yang sama-sama prima.(Hendro Susilo/A-107)***