Seluruh Kafilah STQ Mengikuti Pawai Ta'aruf

NASIONAL
ROMBONGAN kafilah STQ Nasional XXII Tahun 2013 melintasi Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pangkal Pinang, Kamis (22/8/2013).*
BAMBANG ARIFIANTO/PRLM
ROMBONGAN kafilah STQ Nasional XXII Tahun 2013 melintasi Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pangkal Pinang, Kamis (22/8/2013).*

BANGKA, (PRLM).- Seluruh Kafilah Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Nasional XXII 2013 melakukan Pawai Ta'aruf di Kota Pangkal Pinang Provinsi Bangka Belitung, Kamis (22/8/2013). Pawai digelar untuk memperkenalkan rombongan serta jalannya STQ yang digelar dari 23-30 Agustus 2013.

Rombongan kafilah melakukan long march dimulai dari Jalan Jenderal Sudirman, depan Lapangan Merdeka hingga hingga ke sejumlah ruas jalan di Kota Pangkal Pinang. Setiap kafilah juga menampilkan mobil yang dirias sesuai identitas daerah masing-masing. Seperti kafilah Provinsi Jawa Barat yang merias mobilnya dengan bambu dan calung. Sementara para peserta pawainya mengenakan pakaian pangsi dengan ikat kepala.

Suasana jalan yang dilalui peserta ramai karena kehadiran masyarakat yang ingin menonton. Kemeriahan STQ juga terasa di sejumlah ruas Jalan Kota Pangkal Pinang. Hal itu terlihat dari berbagai spanduk dan umbul-umbul penyambuta para kafilah dari berbagai daerah. (A-201/A-147)***

Baca Juga

Uang Hasil Penipuan Oknum Polisi Polda Papua Berupa Aset

NASIONAL

TASIKMALAYA, (PRLM).- Uang hasil penipuan sebesar 12 miliar oleh pelaku Briptu Eric sebagian besar berupa aset yang ada di Papua.

Eksekusi Mati

Rakyat Setuju Hukum Mati Bagi Pengedar Narkoba

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).-Kejaksaan Agung (Kejagung) telah mengeluarkan surat perintah untuk eksekusi mati terhadap 10 terpidana mati gelombang kedua. Walau ada penolakan, namun mayoritas rakyat Indonesia atau sebanyak 86 persen ternyata setuju dan mendukung menghukum mati pengedar narkoba.

Eksekusi Mati

Kejagung "Keukeuh" takkan Sebutkan Tanggal Eksekusi

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- Kejaksaan Agung tetap enggan menyampaikan waktu dan tanggal eksekusi mati tahap kedua kepada sembilan terpidana mati. Alasannya, Kejaksaan Agung menganggap publikasi tanggal dapat mengganggu tim eksekutor dalam menjalankan tugasnya.

Eksekusi Mati

Eksekusi Ditunda, Mary Jane Balik ke Lapas Wirogunan

NASIONAL

YOGYAKARTA, (PRLM). - Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Wirogunan Yogyakarta kembali menerima terpidana mati kasus narkotika, Mary Jane Fiesta Veloso, Rabu (29/4/2015), setelah eksekusinya diputuskan untuk ditunda.