Unjuk Rasa Menentang Kekerasan terhadap Warga Sipil di Mesir

MASSA dari Forum Peduli Cirebon Bermartabat Peduli Mesir (FPCBPM)  berunjuk rasa di depan Masjid Attaqwa, Jln. Kartini, Kota Cirebon, Jumat (16/8/2013). Mereka mengutuk keras kekerasan militer Mesir kepada warga sipil di negara itu.*
HANDRIANSYAH/PRLM
MASSA dari Forum Peduli Cirebon Bermartabat Peduli Mesir (FPCBPM) berunjuk rasa di depan Masjid Attaqwa, Jln. Kartini, Kota Cirebon, Jumat (16/8/2013). Mereka mengutuk keras kekerasan militer Mesir kepada warga sipil di negara itu.*

CIREBON, (PRLM).- Massa dari Forum Peduli Cirebon Bermartabat Peduli Mesir (FPCBPM) berunjuk rasa di depan Masjid Attaqwa, Jln. Kartini, Kota Cirebon, Jumat (16/8/2013). Mereka mengutuk kekerasan terhadap warga sipil oleh pihak militer dalam kudeta di Mesir.

Unjuk rasa yang berlangsung sekitar setengah jam tersebut dimulai sekitar pukul 13.00 WIB. Massa membentangkan berbagai kecaman lewat tulisan dalam spanduk, poster dan berbagai atribut lain. Massa juga menggalang dana dari masyarakat yang peduli terhadap nasib sesama muslim di Mesir.

Meski memadati jalan raya, aksi tersebut tidak mengganggu kelancaran lalu lintas, karena aparat Polresta Cirebon melakukan pengaturan dan penjagaan ketat. Aksi yang berlangsung damai itu kemudian dilanjutkan dengan long march sampai massa akhirnya membubarkan diri.

Dalam orasinya, Koordinator Lapangan dalam aksi tersebut, Mukhlis Yusrianto mengatakan, kekejaman pihak militer Mesir yang melakukan kudeta terhadap pemerintahan yang sah sangat salah kaprah. Terlebih mereka sampai melukai dan membantai warga sipil pro demokrasi di negara tersebut.

Mukhlis menegaskan, pemerintah Indonesia harus segera mengambil sikap dan bersuara terhadap tragedi kemanusiaan yang terjadi di Mesir. Pasalnya, perang saudara yang terjadi di negara itu sudah dinodai pelanggaran hak asasi manusia dan hak hidup warga sipil tak berdosa.

“Pemerintah harus segera menarik duta besar Indonesia untuk Mesir sebagai bentuk protes terhadap kekerasan yang dilakukan militer Mesir kepada warga sipil mereka,” katanya. (A-178/A_88)***

Baca Juga

Tikus Serang Sawah di Dua Desa

MAJALENGKA, (PR).- Sejumlah petani di Desa Babakananyar dan Desa Jatiraga di Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka, mengeluhkan serangan tikus yang kian mengganas.

1 April 2017, Cisomang Dibuka untuk Semua Golongan Kendaraan

PURWAKARTA, (PR).- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan bahwa terhitung mulai Sabtu, 1 April 2017 pukul 00.00, Jembatan Cisomang yang berada di KM 100+700 pada ruas Tol Purwakarta-Bandung-Cileunyi (Purbaleunyi), di Desa Sawit, Kecamatan Darangdan, Purwakarta telah dap

Polisi Ungkap Identitas Mayat Misterius di Kali Baru Depok

DEPOK, (PR).- Kepolisian Resort Kota Depok mengungkap identitas mayat misterius yang ditemukan mengambang di Kali Baru, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos. Mayat tersebut bernama Indah Ristianingsih (34), warga Kelurahan Ratu Jaya, Kecamatan Cipayung.