Wakil Wali Kota Bogor Main Adu Bunga Bayam

BOGOR, (PRLM) - Perlombaan menyambut Hari Kemerdekaan RI di Graha Indah RT 02/08 Kelurahan Kedunghalang Kecamatan Bogor Utara Kota Bogor dimeriahkan Wakil Wali Kota Bogor Achmad Ru'yat yang ikut berperan serta dalam perlombaan, Jumat (16/8/2013).

Ru'yat nampak bersemangat ikut bermain adu bunga bayam dengan anak-anak usia di bawah 10 tahun. Menurut dia, permainan ini merupakan permainannya waktu masih kecil dan saat ini jarang sekali dilakukan anak-anak.

"Dulu waktu kecil saya sering main ginian. Sekarang jarang lihat ada yang main ginian. Jadi kayak kembali ke masa kecil," ujar Ru'yat.

Tidak hanya itu, Ru'yat pun ikut balap makan kerupuk bersama anak-anak dan berbagi tips agar menang lomba makan kerupuk. Ru'yat juga mengapresiasi upaya pemuda untuk membangkitkan kembali permainan tradisional. "Perlu kita apresiasi karena itu artinya anak-anak muda tidak lupa pada hal-hal tradisional yang sebenarnya banyak filosofinya," ujar Ru'yat.

Adu bunga bayam merupakan permainan masa lampau yang saat ini sudah hampir tidak ada yang memainkan lagi. Permainan ini terbuat dari bahan-bahan yang mudah ditemukan di sekitar kita, yakni bunga bayam yang bentuknya seperti jengger ayam, kayu, paku, benang, dan keramik bekas untuk menggesek paku agar benang yang terpasang di paku bergetar. Ketika benang bergetar, bunga bayam di atas benang akan bergerak sendiri seperti layaknya mobil-mobilan.

Bunga bayam yang bisa bertahan lama di atas benang lah yang menjadi pemenangnya. Ketua Panitia Perlombaan, Didin mengatakan sengaja menggelar adu bunga bayam untuk membangkitkan permainan anak-anak masa lampau. "Kami ingin anak-anak tetap ingat dan kenal permainan zaman dulu meski sekarang banyak permainan modern. Padahal, permainan zaman dulu tidak kalah seru dengan permainan zaman sekarang," ujar Didin. (A-155/A-88)***

Baca Juga

Masyarakat Berebut Tumpeng Babarit

JAM-jam akhir hari bebas kendaraan di Jalan Siliwangi, Kabupaten Kuningan Minggu, 28 Agustus 2016 sekitar pukul 9.00 diwarnai suka cita ratusan masyarakat.

Gas Elpiji 3 Kg Sulit Didapat

CIAMIS,(PR).- Sepekan terakhir warga tatar galuh Ciamis mulai kesulitan mendapatkan gas elpiji ukuran 3 kilogram atau gas melon. Akibat kelangkaan, banyak warga yang terpaksa membeli gas elpiji 3 kilogram hingga ke luar daerah.

Melek Teknologi Melalui Mobil Belajar

SUMBER, (PR).- Sebanyak 15 sekolah dasar di Kabupaten Cirebon berkesempatan merasakan pengalaman mengakses komputer dan internet selama satu tahun menggunakan mobil belajar. .