PSM Unpad Lakukan Misi Kebudayaan di Spanyol

BANDUNG, (PRLM).- Paduan Suara Mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) tidak hanya membawa pulang dua penghargaan dari ajang “International Contest of Habanera and Polyphony of Torrevieja” di Provinsi Torrevieja, Spanyol pada 22 – 28 Juli 2013 lalu. Apresiasi yang tinggi pada penampilan putra-putri Indonesia itu dari penonton dan juri pun memberikan kesempatan pada PSM Unpad untuk tampil dalam konser sosial untuk masyarakat di kota Le Montanas, Provinsi Torrevieja.

Seperti dipaparkan dalam siaran pers yang diterima "PRLM", Rabu (14/8/13) dalam konser sosial tersebut, PSM Unpad membawakan lagu-lagu berbahasa Spanyol. Salah seorang komposer Jorge Lopez memberikan pujian bahwa PSM Unpad memiliki ekspresi dan pembawaan lagu yang tepat saat menampilkan lagu karyanya “El Ausente”. Sementara di lagu berjudul “Los Camaguayonos”, beberapa penonton bahkan sengaja menghampiri PSM Unpad. Mereka menyampaikan “muy bien” atau semacam ucapan kekaguman atas kepiawaian PSM Unpad dalam menyampaikan pesan lagu kepada penonton.

Pada acara puncak, PSM Unpad pun mendapat kehormatan untuk tampil kembali dalam gala concert yang disiarkan melalui saluran TV Spanyol bertaraf Internasional. Acara tersebut merupakan pengumuman para pemenang yang ditutup dengan menyanyikan lagu wajib kompetisi “El Austante” yang dipimpin langsung oleh the best conductor Arvin Zeinullah.

Misi kebudayaan tidak berhenti samapai disitu saja, PSM Unpad bekerjasama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Spanyol menggelar konser di Andorra, Spanyol.

Selanjutnya untuk menutup program misi kebudayaannya dengan manis tim pun akan tampil memenuhi undangan Jean Wilkens di Festival “XXI Choralies”, di Vaison la Romainne, Perancis. Undangan tersebut diberikan atas prestasi PSM Unpad setelah dinobatkan sebagai juara Grandprix pada “48th Montreux Choral Festival” tahun 2012.

Pada kompetisi “International Contest of Habanera and Polyphony of Torrevieja” di Provinsi Torrevieja, Spanyol tidak hanya PSM Unpad yang meraih trofi. PSM Institut Teknologi Surabaya (ITS) pun memperoleh jperingkat tiga untuk kategori polifonia. (A-208/A-108)***.

Baca Juga

Jokowi: Tidak Ada Keharusan Sekolah Lima Hari

JAKARTA, (PR).- Tidak ada keharusan bagi sekolah menerapkan pola belajar lima hari (full day school). Namun bagi sekolah yang telah menerapkan belajar lima hari sejak lama, pola belajar itu masih bisa dipertahankan. 

Menristek: Ikut Organisasi Terlarang, PNS PTN Silakan Keluar

JAKARTA, (PR).- Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir memberikan kebebasan kepada para dosen dan tenaga kependidikan di perguruan tinggi negeri untuk bergabung dengan sebuah organisasi yang tidak bertentangan dengan