Korban Bis Karya Sari Menjadi 12 Tewas

NASIONAL

BANYUMAS, (PRLM).- Korban bis maut "Karya Sari" bertambah menjadi 12 orang. setelah kamar jenazah RSUD Banyumas Jawa Tengah menerima lagi dua jenazah korban tabrakan karambol antara bi Karya sari dengan Toyota Corolla dan dua sepeda motor di jalan turunan Dusun Krumput Desa Pageralang Kecamatan Kemranjen, Sabtu (10/8/2013).

"Jumlah korban tewas bertambah menjadi dua orang lagi, sehingga semuanya menjadi 12 orang. Dua jenazah terakahir dievakuasi sudah dibawa ke RSUD Banyumas," kata Petugas Satlantas Polres Banyumas, Iptu Sugeng, Sabtu (10/8/2013).

Dua korban terakhir ditemukan tertindih di bawah badan bis, saat bis akan dievakuasi dari dasar jurang. Diperkirakan, korban tersambar bus kemudian masuk jurang sedalam enam meter bersamaan dengan kendaraan lainnya.

Hingga saat ini petugas Polres Banyumas dibantu petugas medis dari RSUD setempat masih sibuk mengidentifikasi korban tewas.

Dari 12 korban bus maut, baru empat yang sudah diketahui identitasnya mereka adalah Teguh Pribadi (49) warga Popongan, Banyu Urip, Purworejo, Muslihatun Umamamah warga Purwatan, Bumiayu, Brebes, Panji (6) warga Kalibesing, Purworejo, dan Panji (6) warga Kalibesing, Purworejo.

Hingga Sabtu malam, proses identifikasi masih terus dilakukan tim medis RS setempat dengan Polres Banyumas. Sedangkan korban luka yang masih dalam perawatan di RSUD Banyumas, antara lain, Noviana (19) dan Ita Hesti (20), dan Suharto. Ketiganya dari Purwokerto, Faozi dan Alprian Jaka keduanya dari Pemalang. Sedangkan Kasman, Rizki Ramadan (2), Jumlah (29), Eti Sumarni (31), dan Safirah (6). Kelimanya asal Banyumas dan M Sodik (39) asal Bumiayu. Korban luka diperkirakan adalah penumpang bis maut.

Kecelakaan maut Sabtu (10/8/2013) sekitar pukul 13.00 terjadi akibat bus Karya Sari dengan jurusan Solo-Jogja, Purwokerto melaju kencang dari arah Banyumas atau dari arah utara ke selatan. (A-99/A_88)***

Baca Juga

Warga Bantaran Diimbau tak Konsumsi Air Sungai

NASIONAL

YOGYAKARTA,(PRLM).- Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta mengimbau warga di bantaran sungai tidak mengonsumsi langsung air dari sumur yang terkena luapan air sungai, namun lebih baik diendapkan terlebih dulu baru dimasak dan dikonsumsi.

Eksekusi Mati

Soal Eksekusi, Kejagung Bantah Ada Tekanan dari Prancis

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- Kejaksaan Agung membantah adanya penundaan eksekusi terpidana mati warga negara Prancis, Serge Areski Atlaoui karena adanya tekanan dari pemerintah Prancis.

Eksekusi Mati

Pegiat HAM Jangan Bikin Gaduh

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).-‎ Anggota Komisi III DPR, Arsul Sani, mempertanyakan niat para pegiat hak asasi manusia dalam memprotes eksekusi Mary Jean.

Dalam protes, mereka menggembar-gemborkan bahwa Mary Jean hanya pesuruh, bukan bagian dari gembong narkoba.

Dalam 17 Minggu 7 Orang Meninggal Akibat DBD

NASIONAL

SOLO, (PRLM),- Kasus penyakit demam berdarah dengoe (DBD) di Kota Solo, dalam 17 minggu terakhir mengalami peningkatan. Laporan yang masuk ke Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, tercatat sebanyak tujuh orang meninggal karena positif serangan DBD dan ratusan orang dirawat di sejumlah rumah sakit.