Puasa tidak Halangi Prajurit Latihan Terjun Payung

SEBANYAK  680 personel gabungan Yonif Linud 305 dengan Markas Brigif Linud 17/Kujang I Kostrad lakukan latihan penerjunan drop zone.*
KOSTRAD/PRLM
SEBANYAK 680 personel gabungan Yonif Linud 305 dengan Markas Brigif Linud 17/Kujang I Kostrad lakukan latihan penerjunan drop zone.*

KARAWANG, (PRLM).- Puasa tidak menghalangi para prajurit Batalyon Infantri Lintas Udara (Yonif Linud) 305/Tengkorak, Kostrad, untuk melaksanakan latihan terjun payung dengan daerah penerjunan (drop zone).

Latihan digelar di Desa Karanganyar, Kecamatan Klari, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, selama dua hari..

Pasukan Yonif Linud 305/Tengkorak yang bermarkas di Teluk Jambe, Kabupaten Karawang, penerjunan dengan pesawat Hercules C-130 dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.Mereka terjun memakai parasut Garuda yang merupakan hasil karya anak bangsa Indonesia.

Komandan Yonif Linud 305/Tengkorak, Mayor Inf Kristomei Sianturi mengatakan, latihan terjun tersebut wajib diikuti setiap prajurit Yonif Linud 305 Kostrad sebagai penyegaran kemampuan. Waktu pelaksanaan yang bertepatan dengan Bulan Puasa tidak dianggap sebagai kendala.

“ustru hal ini merupakan kesempatan baik bagi prajurit untuk melatih dinamika di lapangan, karena situasi pertempuran dapat terjadi kapan saja,” ujarnya.

Bahkan, untuk menambah dukungan moril serta memberikan semangat, Komandan Brigif Linud 17/Kujang I Kostrad, Kolonel (Inf) Bobby Rinal Makmun, ikut serta dalam latihan tersebut. Latihan terjun diikuti 680 personel gabungan Yonif Linud 305 dengan Markas Brigif Linud 17/Kujang I Kostrad.
Meski angin bertiup cukup kencang, namun dengan kemampuan memadai, penerjunan berlangsung sukses.(Mun/A-147)***

Baca Juga

PKL di ITB Jatinangor Setuju Dipindah

SUMEDANG, (PR).- Sebanyak 12 pedagang kaki lima (PKL) yang sebelumnya mangkal di sekitar gedung rektorat Institut Teknologi Bandung (ITB) Jatinangor setuju dipindahkan ke sekitar Masjid Al Jabar  ITB di pinggir Jalan Ir Soekarno Jatinangor

Musim Panen, Harga Gabah Anjlok

MAJALENGKA, (PR).- Begitu memasuki musim panen, harga gabah di wilayah Majalengka langsung merosot tajam. Penurunnya hingga mencapai 80.000 per kuintal,atau menjadi Rp 410.000 hingga Rp 420.000 per kuintal untuk gabah kering giling.