PSSI akan Terbitkan Regulasi Baru Terkait Unifikasi Liga 2014

OLAH RAGA

JAKARTA, (PRLM).-Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) akan menerbitkan regulasi baru terkait Unifikasi Liga yang akan berlangsung pada 2014.

Regulasi baru ini nantinya merupakan bentuk lisensi untuk memverifikasi klub-klub dari Indonesia Super League (ISL) dan Indonesian Premier League (IPL) yang akan menjadi peserta Unifikasi Liga.

Sekretaris Jenderal PSSI Joko Driyono kepada wartawan di Kantor PSSI Senayan, Jakarta, Senin (30/7/2013) menuturkan bahwa September akan menjadi batas waktu untuk diputuskannya regulasi baru tersebut.

"Regulasi ini menyangkut implementasi liga baru nanti. Termasuk pembentukan badan yang akan melakukan verifikasi klub-klub calon peserta liga baru," ujarnya.

Nantinya setelah draft regulasi selesai, maka PSSI, tuturnya, harus melakukan analisis mendalam guna memutuskan secara definitif.

Dia berharap klub-klub calon peserta bisa menerima hingga proses verifikasi untuk peserta liga baru bisa mulai berjalan pada Oktober mendatang.

"Draft di sosialisasikan pada September juga dan Badan lisensi juga harus mulai bekerja untuk melakukan verifikasi, menerbitkan draft calon anggota," papar Joko.

Terkait dengan lisensi klub, Joko menilai bahwa banyak beragam persepsi mengenai hal tersebut. Padahal menurutnya hanya ada dua hal dalam lisensi klub yakni metode dan standar.

Secara standar tentu ujarnya, berbeda standar yang diberlakukan di Asia dengan di Eropa. Tapi metodenya dipastikannya tetap sama.

"Metodenya sama, yakni klub melakukan aplikasi, item yang akan diassesment untuk lisensi klub apa, berlanjut pada akhirnya ada keputusan hingga banding, jika ada. Kalau kriteria standarnya itu terserah kita. Karena pada prinsipnya, kita ingin "lisensing" itu spiritnya sama yakni memproteksi integritas dan stabilitas kompetisi," ucapnya.

"Untuk Club Licensing, harus mendapat persetujuan dari AFC, dan harus mandat dari FIFA. Sejatinya, ini harus diterapkan pada 2013 ini juga," kata Joko.

Nantinya, jika proses verifikasi sudah berjalan dan para peserta kompetisi baru sudah dipastikan, maka unifikasi liga dipastikan akan berjalan lebih profesional.

Pasalnya, PSSI sudah membangun kemitraan dengan Konfederasi sepakbola Eropa (UEFA). Bantuan tersebut terkait pengelolaan liga, perizinan klub (lisensi) serta pemberdayaan klub.

"Sebelum Kongres di Surabaya, PSSI sebetulnya sudah menjalin komunikasi intens dengan UEFA agar mereka menjadi partner kami. Mengapa EUFA, karena mereka sudah lebih dahulu "leading: kaitan dengan integritas liga lewat licensing. Bahkan mereka telah menambahkan financial fair play," tukasnya menambahkan. (A-161/A-89)***

Baca Juga

BIOSSP 2015

Dua Pemain Muda Kembali Tunjukan Performa Terbaik

OLAH RAGA
PEMAIN tunggal Indonesia, Jonatan Christie berusaha mengembalikan bola net lawan. Jonatan lolos ke babak kedua BCA Indonesia Open Metlife BWF Super Series Premier 2015 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2015), usai memenangi laga melawan unggulan ketuj

JAKARTA, (PRLM).- Dua pemain muda Indonesia sektor tunggal putra, Jonatan Christie dan Anthony Sini Suka Ginting kembali menunjukan performa terbaiknya.

UNI Juarai Kompetisi U-15 PSSI Asosiasi Kota Bandung

OLAH RAGA
UNI Juarai Kompetisi U-15 PSSI Asosiasi Kota Bandung

BANDUNG, (PRLM).- Tim UNI keluar sebagai juara pada kompetisi U-15 PSSI Asosiasi Kota Bandung Tahun 2015 setelah berhasil mengalahkan Propelat dengan skor 2-0 pada laga final di Lapangan Stadion Persib, Bandung, Kamis (4/6/2015).

Williams Lawan Safarova di Final Prancis Terbuka

OLAH RAGA
SERENAWilliams menuju juara Prancis Terbuka yang ketiga.*

PARIS, (PRLM).- Petenis Serena Williams maju ke semifinal tunggal putri Prancis Terbuka setelah megalahkan Timea Bacsinszky walau dia sedang dalam keadaan tidak sehat.

Setelah sempat ketinggalan di set pertama, peringkat satu dunia ini akhirnya menang dengan angka 4-6, 6-3, dan 6-0.

SEA Games XXVIII/2015

SEA Games Jadi Ajang Tolok Ukur Atlet Jabar

OLAH RAGA

SINGAPURA, (PRLM).- Atlet Jawa Barat yang turun pada SEA Games XXVIII/2015 Singapura, mendapat perhatian khusus dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jabar.