Balawista Kekurangan Spanduk dan Bendera Zonasi Aman Berenang

JAWA BARAT
SEORANG turis mancanegara sedang bermain papan selancar di Pantai Barat Pangandaran, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Senin (29/7/2013). Saat ini, Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Pangandaran, masih kekurangan alat peraga keselamatan
M. ILHAM PRATAMA/PRLM
SEORANG turis mancanegara sedang bermain papan selancar di Pantai Barat Pangandaran, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Senin (29/7/2013). Saat ini, Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Pangandaran, masih kekurangan alat peraga keselamatan. Khususnya untuk dipasang di daerah wisata atau banyak dikunjungi wisatawan.*

PANGANDARAN, (PRLM).- Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Pangandaran, hingga kini masih kekurangan alat peraga keselamatan. Khususnya untuk dipasang di daerah wisata atau banyak dikunjungi wisatawan.

Diakui Ketua Balawista Pangandaran, Dodo Taryana, pihaknya kekurangan larangan tanda bahaya. Baik berupa bendera maupun spanduk.

“Kita masih kekurangan spanduk dan bendera. Yang ada saat ini masih dianggap kurang. Selain itu juga ada yang hilang,” ujar Dodo, Senin (29/7/2013).

Dengan kekurangan tersebut, dirinya akan terus berusaha mengupayakan agar setiap lokasi dipasang spanduk, atau bendera zonasi bahaya berenang.

Dikatakan Dodo, larangan tanda bahaya biasanya dipasang di tepi pantai, atau di pantai. Seperti di Pantai Pangandaran, di titik yang dianggap bahaya dipasang.

“Mulai dari pos 5, 4, dan 3 ada yang dipasang bendera larangan bahaya berenang. Pos 5 merupakan titik yang paling bahaya untuk berenang,” ujarnya.

Bagi mereka yang hendak bermain papan selancar itu dapat bermain di antara pos 5, 4 dan 3.

“Terkadang ada saja orang yang berenang di lokasi surfing yang notabene arusnya kuat. Jadi, perlu kesadaran dari mereka juga,” ucapnya. (A-195/A_88)***

Baca Juga

Polres Cirebon Kota Amankan Puluhan Sepeda Motor Hasil Kejahatan

JAWA BARAT

CIREBON, (PRLM).-Sedikitnya 70 unit sepeda motor hasil kejahatan diamankan jajaran Polres Cirebon Kota dalam dua bulan terakhir.

Kendaraan yang disita dari sejumlah pelaksanaan operasi penyakit masyarakat di wilayah hukum Polres Cirebon Kota itu, tidak dilengkapi dokumen yang sah.

Pembangunan Pasar Limbangan Harus Dilanjutkan

JAWA BARAT

GARUT, (PRLM).- Pihak PT Elva Primandiri selaku pengembang dalam proyek revitalisasi Pasar Limbangan memastikan bahwa pembangunan Pasar Limbangan akan terus dilaksanakan hingga selesai.

Ditagih Rp 60.000, Pelaku Membantai Satu Keluarga

JAWA BARAT

CIANJUR, (PRLM).- Merasa tersinggung utangnya terus ditagih, Hamudin tega membunuh satu keluarga di Kampung Sukatani Desa Sukamanah Kecamatan Agrabinta Kabupaten Cianjur. Sedangkan Pardi dan Hanudin, nekat membunuh setelah ditawari bayaran Rp 5 juta.

Pemkot Cirebon Sebarkan 4.000 Paket Sembako

JAWA BARAT

CIREBON, (PRLM).- Pelaksanaan operasi pasar murah (OPM) di 22 kelurahan di Kota Cirebon diserbu warga, Jumat (10/7/2015). Sebanyak 4.000 paket sembako yang berisi 5 kg beras premium, 3 kg gula dan 1 liter minyak goreng, dari harga pasar senilai Rp 103 ribu hanya dijual Rp 52 ribu.