Polres Sukabumi Amankan 61 Imigran Gelap

PALABUHANRATU, (PRLM).- Polres Sukabumi kembali mengamankan 61 imigran gelap asal Iran, Afghanistan, dan Pakistan. Para imigran ini ditangkap di dua tempat berbeda yaitu di Jalan Cikidang, Kecamatan Cikidang, dan pantai Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. Mereka diamankan saat diduga hendak menyeberang ke Pulau Christmas Australia, pada Minggu (28/7/2013) malam.

"Total ada 61 imigran gelap yang kita amankan. 40 imigran kita tangkap di jalur Cikidang dan 21 imigran kita tangkap di Pangumbahan. Setelah didata kita serahkan ke Imigrasi Sukabumi," ujar Kapolres Sukabumi Ajun Komisaris Besar Asep Edi Suheri di Mapolres Sukabumi, Senin (29/7/2013).

Tidak hanya itu empat imigran gelap diantaranya berusaha kabur saat berada di Kantor Imigrasi Sukabumi. Sebelum ditangkap kembali, sempat terjadi aksi kejar-kejaran diruas jalan Jalur kota Sukabumi, karena para imigran gelap ini enggan diserahkan ke Kantor Imigrasi. Namun, berkat kesigapan dari aparat kepolisian, ke empat imigran gelap yang berusaha kabur, dapat diamankan dan diserahkan ke kantor Imigrasi untuk didata dan dikembalikan ke rumah determinasi imigrasi.

Keberadaan para imigran gelap ini berawal dari informasi masyarakat yang melihat ada puluhan imigran bergerombol. Masyarakat lalu melaporkannya ke petugas Polsek setempat. "Imigran di Cikidang kita amankan saat melintas menggunakan minibus secara beriringan, mereka lalu kita data di Polres. Sementara tujuh sopir masih kita minta keterangan darimana mereka angkut imigran ini dan siapa sumbernya," kata Asep.

Sementara itu Kapolsek Ciracap, Ajun Komisaris Sunarto mengatakan, imigran di Ciracap diamankan saat berjalan dari Cikepuh menuju Ciracap. Diduga mereka tersesat dan akan mencari mobil yang bisa ditumpangi.

Sunarto mengatakan, petugas Polsek Ciracap segera menangkap para imigran yang sudah naik kendaraan dengan nomor polisi F 7614 SD yang dikemudikan oleh Agus Manto. Dalam tiga bulan terakhir setidaknya terdapat enam kasus imigran gelap, yang berupaya menyeberang melalui wilayah selatan Kabupaten Sukabumi. Sebelumnya pada pertengahan Juli, Polres Sukabumi juga mengamankan puluhan imigran asal Afghanistan dan Pakistan saat melintas di Desa Buniwangi, Kecamatan Palabuhanratu.

Rata-rata para imigran ini merupakan wajah lama yang sebelumnya pernah diamankan petugas. Saat diamankan mereka berdalih terpaksa nekat mencoba menyeberang, karena sudah tidak betah tinggal di penampungan. "Kita akan menggelar rapat bersama pemerintah daerah dan imigrasi untuk membahas masalah ini (imigran gelap). Semua pihak harus berperan serta untuk mencari solusi terbaik," kata Asep.

Untuk mencegah terjadinya hal ini terulang kembali, Polres Sukabumi semakin memperketat pengawasan dengan melakukan pencegahan preventif. Selain melakukan razia kendaraan, Polres Sukabumi juga akan memberikan penyuluhan kepada para nelayan agar jangan sampai mengangkut para imigran gelap.(A-193/A-147)***

Baca Juga

Waspadai Penyebaran Anthraks di Perbatasan Jabar

CIAMIS, (PR).- Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Ciamis meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan terhadap hewan ternak, khususnya sapi yang berasal dari wilayah Jawa Tengah maupun Yogyakarta.

Perbatasan Daerah Jadi Sasaran Curanmor

CIBINONG, (PR).- Komplotan pencuri kendaraan bermotor menyasar wilayah perbatasan Cibinong Kabupaten Bogor. Kepala Polisi Sektor Cibinong Hida Tjahjono mengaku menangani beberapa laporan tindak kejahatan serupa selama Januari 2017.

50 Rumah Nelayan Siap Dibangun Lagi di Pangandaran

PARIGI, (PR).- Sebanyak 50 unit rumah khusus nelayan di Kecamatan Pangandaran siap dibangun pada 2017 ini. Sebelumnya, total 104 unit rumah di Desa Masawah, Kecamatan Cimerak sudah diserahkan pada nelayan sepanjang tahun 2016 lalu.

Pimpinan Pandawa Group Mangkir Saat Dipanggil OJK

DEPOK, (PR).- Pimpinan Pandawa Group Salman Nuryanto mangkir saat dipanggil guna dimintai keterangan oleh Otoritas‎ Jasa Keuangan (OJK), Kamis, 26 Januari 2017. Keberadaan Nuryanto pun misterius.