Dana Hibah Kemasyarakatan Saguling Digelontorkan

BANDUNG RAYA
APARAT Pemkab Bandung Barat sedang mendata bantuan yang akan diberikan oleh satuan kerja pelaksana daerah (SKPD) dalam program Peningkatan Peran Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS), Senin (22/7/2013). Dalam program tersebut, Dana hibah seb
MUHAMMAD ASHARI/PRLM
APARAT Pemkab Bandung Barat sedang mendata bantuan yang akan diberikan oleh satuan kerja pelaksana daerah (SKPD) dalam program Peningkatan Peran Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS), Senin (22/7/2013). Dalam program tersebut, Dana hibah sebesar Rp 600 juta digelontorkan untuk melaksanakan berbagai aktivitas kemasyarakatan di Desa/Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat.*

NGAMPRAH, (PRLM).- Dana hibah sebesar Rp 600 juta digelontorkan untuk melaksanakan berbagai aktivitas kemasyarakatan di Desa/Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat. Aktivitas itu diselenggarakan melalui program Peningkatan Peran Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS).

Penanggungjawab P2WKSS sekaligus Kabid Pemberdayaan Perempuan Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) KBB, Nurdjulaeha, mengatakan, dana hibah untuk pelaksanaan program tersebut terbagi untuk berbagai kegiatan, seperti pembangunan rumah pintar (semacam community center), pemugaran 128 unit rumah warga, pelatihan kewirausahaan, hingga penyuluhan kesehatan, terhadap 100 keluarga binaan yang berasal dari keluarga Pra KS.

Selain itu, ada juga bantuan kepada 100 kepala keluarga (KK) yang belum memiliki surat nikah, dimana baru terbantu 40 KK yang sudah dibantu. Termasuk pendidikan perubahan perilaku kehidupan sehari-hari, khususnya pemanfaatan sanitasi dan kebersihan lingkungan.

“KBB termasuk salah satu daerah yang mendapatkan dukungan anggaran paling besar dari pemerintah daerahnya bila dibandingkan daerah lain di Jawa Barat. Dana hibah itu digunakan untuk berbagai pelatihan, peningkatan fasilitas kesehatan, renovasi rumah,” ujarnya di sela-sela penyuluhan kesehatan para peserta P2WKSS di Kampung Babakan Kersen, Desa/Kecamatan Saguling, Senin (22/7/2013).

Terkait pembinaan terhadap warga Desa Saguling, dia mengatakan, pembinaan itu sudah dilakukan sejak Februari. Nantinya, mereka juga akan diikutsertakan dalam lomba P2WKSS tingkat nasional.

Dalam program P2WKSS, selain melakukan penyuluhan terhadap sebagian warga Desa Saguling, berbagai satuan kerja perangkat daerah (SKPD) juga ikut berperan serta seusai bidangnya masing-masing. Menurut Nurdjulaeha, program P2WKSS melibatkan berbagai instansi agar hasilnya bisa terasa secara multisektor oleh warga. (A-204/A-26)***

Baca Juga

Potensi ZIS Kab. Bandung Bisa Rp 30 Miliar/Bulan

BANDUNG RAYA

SOREANG,(PRLM).- Bupati Bandung Dadang M. Naser menyatakan apabila kaum Muslimin memiliki kesadaran dalam membayar zakat, infak, maupun sedekah (ZIS), maka dalam sebulan bisa berkumpul Rp 30 miliar sebulan. Hal itu apabila setiap Muslim memberikan ZIS-nya setiap bulan Rp 10.000,00.

HTI Jawa Barat Kunjungi Redaksi "PR"

BANDUNG RAYA
REDAKTUR Pelaksana Pikiran Rakyat ("PR") Bandung, Erwin Kustiman didampingi wartawan Eva Fahas menerima kunjungan DPD I Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Jawa Barat, rombongan dipimpin Siti Nafidah di ruang rapat kecil redaksi, Jalan Asia Afrika, Bandung, Sel

Diciduk Saat akan Transaksi Narkoba di Persimpangan Jalan

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).- Satuan Tugas Berantas Narkoba Polrestabes Bandung menangkap seorang kurir narkoba jenis sabu. Dari tangan tersangka, disita sabu sebanyak 3 gram yang sedianya akan diantarkan dikirimkan kepada pelanggan.

Potensi Gratifikasi di RS Saat Dokter Resepkan Obat

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).- Potensi gratifikasi di rumah sakit terjadi saat dokter meresepkan obat bagi pasien. Obat yang harus ditebus pasien berasal dari industri farmasi yang dianggap memberi keuntungan pribadi.