Liverpool Kalahkan Indonesia XI 2-0

OLAH RAGA
PEMAIN Liverpool,  Martin Skrtel (kanan) bersitegang dengan pemain Indonesia, Victor Igbonefo pada pertandingan persahabatan di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (20/7/2013) malam. Dalam pertandingan tersebut Liverpool berhasil mengalahkan tuan ru
ARMIN ABDUL JABBAR/PRLM
PEMAIN Liverpool, Martin Skrtel (kanan) bersitegang dengan pemain Indonesia, Victor Igbonefo pada pertandingan persahabatan di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (20/7/2013) malam. Dalam pertandingan tersebut Liverpool berhasil mengalahkan tuan rumah Indonesia dengan skor 0-2.

JAKARTA, (PRLM).- Tim Indonesia XI saat melawan tim elit Inggris Liverpool tampil cukup baik. Meski kalah 0-2 (0-1), pasukan Jacksen F Tiago mampu memberikan perlawanan berarti bagi Liverpool pada laga persahabatan di Stadion Gelora Bung Karno, Sabtu (20/7/13) malam.

Hasil 0-2 ini setidaknya jauh lebih baik dengan apa yang didapat pasukan Jacksen pekan lalu saat bertemu Arsenal, Indonesia kalah tujuh gol tanpa balas. Pada pertandingan lawan Liverpool, Indonesia terlihat lebih berani meladeni permainan lawan sehingga Steven Gerrard cs sulit mengembangkan permainan terbaiknya.

Liverpool unggul cepat pada menit ke-10 melalui gelandang Philippe Coutinho. Tapi selepas itu mereka cukup kesulitan menghadapi kegigihan perlawanan Titus Bonai cs, sampai babak pertama usai

Di babak kedua, pertandingan dimulai dengan tempo sedang, namun Liverpool hampir kembali membobol gawang Indonesia ketika laga berjalan sepuluh menit. Beruntung, Iago Aspas yang sudah melewati hadangan Kurnia Meiga gagal mengarahkan bola ke gawang yang kosong.

Jacksen mencoba mengubah gaya menyerang dengan memasukkan Boas Solossa dan menarik keluar Sergio van Dijk. Skema berjalan dengan baik ketika Boas, Tibo dan Mofu mampu merepotkan lini belakang Liverpool, tetapi sayang peluang tersebut masih belum membuahkan hasil.

Pada menit ke-60, Joe Allen yang masuk menggantikan Steven Gerrard di babak kedua, memaksa Kurnia Meiga bekerja keras untuk mencegah terjadinya gol kedua di gawangnya. Tembakan spekulasi Allen dari jarak jauh berhasil diantisipasi dengan susah payah oleh kiper Arema Indonesia tersebut.

Pergantian beberapa pemain Liverpool sekaligus beberapa menit kemudian membuat tempo permainan The Reds meningkat. Raheem Sterling membuat lini belakang Indonesia lebih sibuk melalui pergerakan dan tembakan jarak jauhnya.

Pada menit ke-72, Sterling menebar ancamannya di kotak penalti Indonesia. Mendapatkan umpan dari rekannya, Sterling melepaskan tembakan first time yang mampu menaklukkan Meiga, beruntung bola masih membentur mistar gawang.

Delapan menit kemudian, Sterling kembali lolos dari penjagaan lini belakang dan mendapatkan ruang tembak yang cukup bebas, tetapi lagi-lagi penyelesaian akhirnya masih belum akurat.

Indonesia juga terus berusaha memecahkan kebuntuan, masuknya Ferdinand Sinaga memberi sedikit warna pada serangan Indonesia, tetapi masih belum ada hasil maksimal yang tercipta.

Sterling akhirnya mampu menjebol gawang Kurnia Meiga, tiga menit jelang pertandingan usai. Memanfaatkan serangan balik, empat pemain Liverpool berada bebas di daerah pertahanan Indonesia dan langsung berhadapan dengan Meiga, Assaidi dengan tenang menyodorkan bola ke Sterling yang kemudian memasukkan bola ke gawang yang kosong.

Gol tersebut menjadi yang terakhir di pertandingan ini setelah Liverpool dan Indonesia XI gagal menambah gol hingga wasit meniupkan peluit panjang tanda pertandingan berakhir. (goal/A_88)***

Baca Juga

BIOSSP 2015

Sektor Tunggal Putra Punya Juara Baru

OLAH RAGA

JAKARTA, (PRLM).-Sektor tunggal putra BCA Indonesia Open Metlife BWF Super Series Premier 2015 punya juara baru.

Paskhas Raih Juara Umum Menembak Kodam Siliwangi

OLAH RAGA

SOREANG, (PRLM).- Tim Paskhas mendominasi juara pada kejuraan terbuka menembak Piala Pangdam III/Siliwangi yang berakhir, Minggu (7/6/2015), di lapangan tembak Brigif 15/Kujang, Gunung Bohong, Cimahi.

SEA Games XXVIII/2015

Tinju dan Tenis Indonesia Maju ke Final

OLAH RAGA

SINGAPURA, (PRLM).- Tinju dan tenis Inonesia dipastikan meraih medali, setelah menempatkan para atletnya di final cabang olah raga tersebut.