Temuan Bahasa Baru yang Digunakan 350 Orang

DAILY MAIL/"PRLM"
DAILY MAIL/"PRLM"
PADANG pasir Tanami yang berada antara Darwin dengan Alice Springs, warga di wilayah ini menggunakan bahasa yang dinamai Light Warlpir.*

PRLM - Satu bahasa baru ditemukan dipakai ratusan warga di kawasan terpencil di Australia. Desa yang dihuni beberapa ratus jiwa itu hanya bisa dijangkau dengan pesawat dan terdapat landasan pesawat perintis di tanah kering dekat permukiman warga.

Bahasa yang dinamai Light Warlpir digunakan warga di Lajamanu, satu komunitas di padang pasir Tanami yang berada antara Darwin dengan Alice Springs.

Desa itu hanya dihuni 700 orang, dan mayoritas adalah keturunan Aborigin yang dimukimkan oleh p emerintahan Australia.

Seluruh warga desa menggunakan bahsa tradisional 'strong' Warlpiri dan beberapa lainnya memakai bahasa Kriol, bahasa creol yang dikembangkan dari basis bahasa Inggris pada akhir abad ke-19.

Namun ada 350 warga muda yang berbahasa Light Warlpir. Uniknya, umur mereka di bawah 35 tahun.

Carmel O'Shannessy, profesor di departemen bahasa Universitas Michigan di Ann Arbor mendokumentasikan temuan bahasa Light Warlpiri dalam jurnal bahasa daring LiveScience.

Bahasa tersebut mirip dengan bahasa Inggris atau Kreol, hanya saja tak memiliki frasa masa depan (future) melainkan sedang berlangsung atau masa lalu (present and past tense).

Selain itu, susuana kata bisa diacak-acak, yang membedakan adalah awalan yang menyertai kata benda sebagai penafsiran gramatikal.

Desa tersebut dkenal pula dengan hujan ikan dari langit. Ada kemungkinan ikan itu akibat tersedot tornado dan jath di desa itu. (A-88/dailymail)***

Komentari di Facebook !