DPR Setujui Hampir 100 Persen

RUU Desa Tunggu Persetujuan Pemerintah

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- Nasib RUU Desa tinggal menunggu persetujuan pihak pemerintah. "DPR sendiri sudah meyetujui hampir 100 persen draf RUU ini," kata Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso ketika menerima delegasi Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI), Jumat (12/7/13).

Priyo sangat mengapresiasi delegasi PPDI yang begitu antusias mengikuti perkembangan pembahasan RUU Desa. Tak ada masalah dengan DPR. RUU ini justru terganjal oleh pemerintah, karena masih ada beberapa pasal yang belum disetujui Depdagri.

Seperti diketahui, produk RUU yang dibahas di DPR, harus atas persetujuan kedua belah pihak, baik DPR maupun pemerintah. Salah satu tidak setuju,RUU ini tidak bisa disahkan.

“Sangat tidak lazim bila RUU ini divoting dengan pihak pemerintah di rapat paripurna,” kata Priyo.

Sementara itu, delegasi PPDI menyampaikan agar Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso mengawal dan memantau terus perkembangan RUU ini sampai bulan Oktober. Bila sampai bulan tersebut RUU ini tidak ada perkembangannya, kemungkinan besar akan dilupakan para anggota DPR yang mulai sibuk dengan Pemilu.

Pasal krusial yang belum mendapat persetujuan pemerintah adalah menyangkut pengangkatan aparat desa menjadi PNS. Pihak PPDI minta, bila aparat desa tidak bisa diangkat menjadi PNS, mereka minta agar digaji secara resmi dari APBN sesuai besaran gaji PNS golongan IIA.

Beberapa kali delegasi PPDI ingin bertemu Mendagri tapi selalu sulit ditemui. Apresiasi justru ditujukan kepada DPR yang sangat akomodatif terhadap tuntutan aparat desa dan bekerja merumuskan RUU Desa sesuai dengan aspirasi PPDI. (A-109/A-88)***

Baca Juga

Pangdivif-2 Kostrad Pimpin Ziarah ke TMP Suropati

NASIONAL

MALANG, (PRLM).- Dalam rangka memperingati ke-54 Divif-2 Kostad, prajurit, PNS, ibu-ibu Persit melaksanakan ziarah ke TMP Suropati Malang. Jawa Timur. Ziarah tersebut dipimpin langsung oleh Panglima Divisi Infanteri-2 Kostrad Mayjen TNI Bambang Haryanto.

Eksekusi Mati

Delapan Terpidana Mati Dieksekusi, Mary Jane Veloso Ditunda

NASIONAL

NUSAKAMBANGAN, (PRLM).- Delapan terpidana mati kasus narkoba telah diekskusi di Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2015) pada pukul 00:35 WIB. Sementara terpidana asal Filipina, Mary Jane Veloso, dilaporkan tidak termasuk dieksekusi.

Donor Darah Warnai HUT ke-69 Persit Kartika Kirana

NASIONAL

MALANG, (PRLM).- Dalam rangka memperingati HUT ke-69 Persit Kartika Chandra Kirana Brigif Linud-18 Kostra menggelar beberapa rangkaian acara di antaranya yaitu kegiatan baksos donor darah.

May Day

Kaum Buruh Terus Perjuangkan Kualitas Hidup Layak

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- Kaum buruh di Indonesia masih terus berjuang untuk mendapatkan kualitas hidup yang layak.