Transformasi Luka Bakar Richard Lee Norris Sungguh Mengagumkan

Richard Lee Norris (38) sebelum luka bakar (kiri), kecelakaan yang berusak wajahnya (tengah) dan hasil transformasi pada wajahnya yang mengagumkan (kanan).*
AP/PRLM
Richard Lee Norris (38) sebelum luka bakar (kiri), kecelakaan yang berusak wajahnya (tengah) dan hasil transformasi pada wajahnya yang mengagumkan (kanan).*

MARYLAND, (PRLM).-Transformasi yang dialami pasien luka bakar tingkat parah asal Amerika Serikat, Richard Lee Norris (38) sungguh mengagumkan.

Sejak dia mengalami kecelakaan parah yang merusak wajahnya pada 1997 lalu, Norris selama 16 tahun harus hidup menyepi dan menggunakan penutup muka.

Namun, berkat kerja keras para dokter di Rumah Sakit Marlyland, wajah Morris secara bertahap dipulihkan sehingga yang awalnya wajahnya hampir rata, secara bertahap mulai berbentuk.

Bahkan, kini setelah mengalami sejumlah operasi rekonstruksi mulai dari rahang sampai lidah, wajah Norris mulai pulih kembali seperti terlihat dalam foto yang dipublikasikan Daily Mail.

Seperti dilaporkan laman Daily Mail, operasi Norris melibatkan 150 dokter dan perawat. Terkait operasinya itu, dia juga mendapatkan sejumlah donor yang rela menyumbangkan organ tubuh mereka untuk pria berusia 38 tahun ini. (A-133/A-89)***

Baca Juga

Paus Francis: Natal "Tersandera" Materialisme

VATIKAN, (PR).- Paus Francis, Sabtu 24 Desember 2016 mengatakan, Hari Natal "tersandera" oleh materialisme sehingga Tuhan kerap dikesampingkan dan banyak umat justru lupa untuk membantu mereka yang kelaparan, para pengungsi, dan korban perang.

Pembelaan Mariah Carey Soal Insiden Lip Sync di Times Square

NEW YORK, (PR).- Penyanyi peraih Grammy Award, Mariah Carey, mengabaikan kekacauan penampilannya dalam pertunjukan malam pergantian tahun di Times Square, New York, Amerika Serikat dengan mengatakan kepada penggemar dan pengkritik bahwa hi

PESAWAT Boeing MH370.*

Pencarian MH370 Berakhir Dua Pekan Lagi

KUALA LUMPUR, (PR).- Setelah hampir tiga dua tahun menyusuri lokasi jatuhnya pesawat MH370 Malaysia Airlines di Samudera Hindia tanpa hasil, tim Malaysia, Australia, dan Tiongkok akhirnya sepakat menghentikan pencarian pesawat tersebut pada 20 Januari mendatang.