KPU Jamin Jaga Independensi

BANDUNG, (PRLM).- Ketua KPU Kota Bandung Appipudin yang memastikan KPU bekerja susai aturan dan siap diadukan ke lembaga mana pun jika terbukti melanggar. "Independensi bagi kami harga mati. Atas aduan dari panwaslu kami akan pecat kalau ada petugas yang tidak independen. Kami juga siap transparan," katanya saat ditemui di kantornya di Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Kamis (20/6/13)

Mengenai surat suara yang dikabarkan bolong di surat suara, Apipudin mengatakan hal itu tidak benar. "Kami sudah sampaikan, bolong tidak hanya pada satu calon. Tim kampanye yang mengecek juga tidak bisa membuktikan tudingan KPU mencoblos salah satu pasangan.

"Mereka sudah cek di beberapa kelurahan, tudingan itu tidak benar. Saya atau kami 5 komisioner dan 32 sekretariat siap dipecat kalau tidak independen," kata Apipudin. (A-199/A-108)***

Baca Juga

Perbaiki Pola Kompetisi Pilkada

JAKARTA, (PR).- Revisi Undang-Undang Pilkada yang sedang dibahas DPR sebaiknya bisa memperbaiki pola kompetisi yang selama ini terjadi. UU baru juga harus bisa juga mencegah politik transaksional.

Djan Siapkan Sanksi Kader PPP yang Hadiri Muktamar Romi

JAKARTA, (PR).- Kubu Djan Faridz bereaksi dengan adanya rencana Muktamar VIII yang diumumkan oleh kepengurusan PPP hasil Muktamar Bandung. Kubu Djan mengadakan konferensi pers untuk menyatakan penolakan terhadap penyelenggaraan Muktamar VIII pada 8 April 2016 nanti. 
 

PPP Jabar Kubu Djan Tolak Muktamar PPP

BANDUNG, (PR).- Dewan Pimpinan Wilayah Pengurus Partai Persatuan Pembangunan Jawa Barat versi Djan Faridz secara resmi menolak Muktamar VIII.

Muktamar PPP Fasilitasi Dua Kubu

JAKARTA, (PR).- Penyelenggaraan Muktamar VIII Partai Persatuan Pembangunan yang digelar di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta mulai dari Jumat, 8 April 2016 sampai