MUI Kab. Bandung Adakan Musda Pilih Pengurus Baru

BANDUNG RAYA

SOREANG,(PRLM).- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kab. Bandung mengadakan musyawarah daerah (Musda) ketujuh di Gedung Ormas Islam, Kamis (20/6) untuk memilih pengurus baru. Nama Ketua Umum MUI saat ini yakni KH. Anwar Saifuddin Kamil masih dijagokan menjabat lagi sebagai ketua umum.

"Kepengurusan MUI Kab. Bandung sudah habis 16 hari lalu, namun baru hari ini kami mengadakan musda," kata Kiai Anwar.

Pembukaan Musda dilakukan Bupati Bandung H. Dadang M. Naser dihadiri Kepala Kemenag Kab. Bandung H. Cecep Kosasih, dan pengurus ormas-ormas Islam di Kab. Bandung. Musda juga diikuti para ketua dan sekretaris MUI dari 31 kecamatan.

Dari penuturan pengurus MUI diketahui nama Kiai Anwar masih banyak disebut untuk menduduki kembali sebagai ketua umum MUI periode lima tahun ke depan. Kiai Anwar dinilai mampu membawa MUI Kab. Bandung menjadi lembaga yang sejuk dan bermitra dengan berbagai kalangan termasuk Pemkab Bandung.(A-71/A-107)***

Baca Juga

Pemkab Bandung Akan Perbanyak Fasilitas Umum di Soreang

BANDUNG RAYA

SOREANG, (PRLM).- Pemkab Bandung akan memperbanyak fasilitas umum di Soreang sehingga Kota Soreang menjadi layak sebagai ibukota Kab. Bandung. Fasilitas itu meliputi gedung budaya dan seni, museum, pusat sains, taman kota, kebun tanaman langka, wisata air, dan kampung Sunda.

Kedisiplinan PNS KBB Masih Rendah

BANDUNG RAYA

NGAMPRAH, (PRLM).-Tingkat kedisiplinan pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat masih belum menunjukkan hasil yang baik. Kebiasaan buruk seperti masuk dan pulang tidak pada waktunya masih tetap berlangsung.

Kembalikan Ornamen KAA atau Diselidiki Polisi

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).- Polrestabes meminta masyarakat yang mengambil ornamen nama negara peserta Konferensi Asia Afrika segera mengembalikannya. Polisi juga akan menyelidikinya, meski tanpa laporan Pemkot Bandung.

Gempa Nepal

THC Kirim Dua Orang untuk Cari Tiga Rekan Nepal

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).- Taruna Hiking Club (THC), mengirimkan dua orang anggotanya untuk mencari tiga orang anggota THC yang hingga kini belum ada kabar keberadaannya setelah terjadinya gempa yang ada di Nepal, seperti diketahui gempa berkekuatan 7,9 SR ini menelan korban jiwa hingga ribuan orang.