Berangkat Haji Tergantung Nasab, Nisab, dan Nasib

SOREANG,(PRLM).- Ibadah haji merupakan hal yang unik sehingga seorang Muslim yang berangkat haji tergantung nasab, nisab, dan nasib. Untuk itu, apabila ada calon haji (calhaj) yang ditunda pemberangkatannya untuk tetap bersabar.

"Nisab itu kemampuan untuk berangkat. Alhamdulillah Kab. Bandung saat ini sudah ada 18.211 orang yang mendaftar haji sehingga daftar tunggunya sampai tahun 2021," kata Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) jabar, KH. Sofyan Yahya, dalam pembukaan manasik haji di Masjid Agung Alfathu, Selasa (18/6).

Lebih jauh Kiai Sofyan mengatakan, hal paling kuat adalah nasib karena tidak ada yang bisa menghalangi keberangkatan haji kecuali Allah. "Kalau Allah menunda seseorang berangkat haji, maka tidak ada yang bisa menghalanginya. Calhaj harus sabar karena bisa jadi tahun depan lebih baik kondisinya terutama di Masjidilharam," katanya.

Masjidilharam, kata Kiai Sofyan, sedang direhab besar-besaran sehingga areal sai hanya bisa dipakai di lantai bawah. "Demikian pula dengan tempat tawaf juga sedang diperlebar sehingga jemaah haji kurang nyaman saat beribadah," katanya.(A-71/A-107)***

Baca Juga

Banjir Lagi, Macet Lagi

SOREANG, (PR).-Sejumlah akses menuju dan dari Kabupaten Bandung ke Kota Bandung, Kamis 10 November 2016, terputus menyusul kembali terendamnya Jalan Raya Dayeuhkolot dan Jalan Raya Banjaran di Dayeuhkolot dan Baleendah akibat luapan Sungai Citarum.

4 Pimpinan Bandung Raya Sepakati Perjanjian Penanganan Banjir

BANDUNG, (PR).- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil beserta 4 pimpinan daerah se-Bandung raya lainnya menandatangani Kesepahaman bersama tentang penanganan banjir di cekungan Bandung raya. Plh Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar juga turut menandatangani kesepahaman tersebut.