Pemotongan Kuota Haji Diterapkan Berdasarkan Nomor Urut dan Usia

JAWA BARAT
MENTERI Agama RI H. Suryadharma Ali menyerahkan bingkisan kepada salah seorang dari tujuh warga Desa Manislor, Kec. Jalaksana, Kab. Kuningan, penganut Ahmadiyah yang baru saja ikrar masuk Agama Islam di Masjid Kuningan Islamic Center, Senin (17/6/2013).*
NURYAMAN/PRLM
MENTERI Agama RI H. Suryadharma Ali menyerahkan bingkisan kepada salah seorang dari tujuh warga Desa Manislor, Kec. Jalaksana, Kab. Kuningan, penganut Ahmadiyah yang baru saja ikrar masuk Agama Islam di Masjid Kuningan Islamic Center, Senin (17/6/2013).*

KUNINGAN, (PRLM).- Jika pemerintah Kerajaan Arab Saudi tetap memberlakukan kebijakan pemotongan kuota haji Indonesia, Kementerian Agama Indonesia merencanakan akan memotong kuota haji 2013 atas dasar nomor urutan dan usia calhaj. Menteri Agama Republik Indonesia H. Suryadharma Ali, mengungkapkan rencana tersebut kepada sejumlah wartawan seusai menyaksikan tujuh orang warga Desa Manislor, Kec. Jalaksana Kab. Kuningan yang menyatakan keluar dari ajaran Ahmadiyah dan langsung memilih masuk Agama Islam di Masjid Kuningan Islamic Center, Senin (17/6/2013).

"Kalau sampai harus dipotong, pemotongan kuota 20 persen itu akan diambil baik dari calhaj dalam daftar BPIH reguler maupun BPIH khusus. Mekanismenya, pemotongan akan dilakukan secara proforsional, artinya pengurangan kuota 20 persen itu akan dipotong di setiap kuota haji kabupaten kota dan provinsi," ujar Suryadharma Ali.

Untuk keadilan dalam pemotongan kuota tersebut, ujarnya lebih lanjut, pihaknya akan mengeluarkan kebijakan prioritas memotong jumlah kuota atas dasar nomor urutan dan usia calhaj.

"Dalam pemotongan kuota nanti, kami akan meminta kepada calon haji yang lebih muda usianya mengalah. Jadi, yang akan kami prioritaskan nanti yang dipotong calhaj yang usianya muda, yang sepuh (lebih tua) kita prioritaskan berangkat," katanya.

Dia mencontohkan, jumlah kuota haji untuk musim haji 2013 di Provinsi Jawa Barat saat ini sebanyak 37.000 orang. Jika kebijakan pemerintah Arab Saudi itu tidak bisa diganggu gugat lagi, maka kuota Jabar tersebut harus dikurangi 8.000 calhaj.

Mekanisme pengurangannya, diambil mulai dari nomor urutan terbawah atau dari nomor urutan calhaj 37.000 hingga jumlah kuota tersisanya hanya sampai 29.000. "Namun cara memotongnya tidak begitu saja memotong 8.000 calhaj dalam urutan terbawah, tetapi dipilih-pilih pula berdasarkan usia calon hajinya," ujarnya menerangkan.

Suryadharma Ali menerangkan, untuk musim haji 2013 Pemerintah Kerajaan Arab Saudi telah menetapkan kebijakan memotong kuota calon jemaah haji dari semua negara sebesar 20 persen. "Jadi kebijakan pemotongan itu bukan terhadap kuota haji di Indonesia saja," ujarnya. (A-91/A-164/A-88)***

Baca Juga

Lahan Produktif di Garut Berkurang 5 Persen Per Tahun

JAWA BARAT

GARUT, (PRLM).- Lahan produktif di Kabupaten Garut hilang hingga 5 persen per tahun. Hal ini dikarenakan banyaknya lahan persawahan dan perkebunan produktif tersebut yang beralih fungsi menjadi pemukiman penduduk.

Brigade Air untuk Mendongkrak Produksi Gabah

JAWA BARAT
SEORANG warga sedang mengoperasikan empat mesin pompa air untuk mengairi areal sawah di Desa Gandawesi. Air tersebut diambil dari embung-embung milik PSDAPE yang kondisi airnya sudah menyusut, Kamis (2/7/2015).*

MAJALENGKA,(PRLM).- Kekeringan yang terjadi di wilayah Kabupaten Majalengka akan mengancam ketahanan pangan dan target produksi gabah serta beras.

BTNGC Sebar Tenda Pos Cegah Siaga Kebakaran Hutan Gunung Ciremai

JAWA BARAT
BTNGC Sebar Tenda Pos Cegah Siaga Kebakaran Hutan Gunung Ciremai

KUNINGAN, (PRLM).- Sebagai upaya untuk mencegah terulangnya kembali kebakaran hutan di Gunung Ciremai, Balai Taman Nasional Gunung Ciremai pada musim kemarau ini mencoba cara baru dengan membuka sejumlah tenda pos siaga bencana kebakaran hutan.

Ribuan Keluarga Antre Paket Sembako Murah

JAWA BARAT
SEJUMLAH orang berjubel mengantre sembako murah yang disediakan Pemerintah Kabupaten Majamatan Malengka di Kantor Kecamatan Majalengka, Senin (6/7/2015). Satu paket sembako berisi beras, gula putih, minyak goreng, telur dijual seharga Rp 65.000.*

MAJALENGKA,(PRLM).- Ribuan keluarga miskin dan keluarga sejahtera antre sembako yang disediakan Pemerintah Kabupaten Majalengka di tiga Kantor Kecamatan. Penjualan paket sembako murah sengaja disediakan pemerintah untuk menekan harga pasar jelang Lebaran, Senin (6/7/2015).