Harga Visa Umrah Syaban dan Ramadan Melambung

BANDUNG,(PRLM).-Jemaah umrah dipaksa mengeluarkan biaya visa umrah lebih tinggi untuk umrah Syaban dan Ramadan sampai 225 dolar AS (sekitar Rp 2,25 juta). Hal itu disebabkan adanya pengurangan kuota umrah Syaban dan Ramadan, sedangkan di lain pihak jumlah peminat umrah makin membeludak.

"Kuota umrah Syaban dan Ramadan untuk Muslimin Indonesia tinggal 18.000 orang atau tinggal 30 persennya," kata Ketua Dewan Penasihat Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (Himpuh), H. Rustam Sumarna, di Khalifah Tour, Sabtu (15/6).

Rustam menambahkan, biasanya kuota umrah Syaban dan Ramadan dari pemerintah Arab Saudi sekitar 54.000 orang. "Namun akibat adanya perbaikan besar-besaran Masjidilharam sehingga kuota umrah Ramadan dan Syaban juga dikurangi drastis. Jadi bukan hanya kuota haji saja yang berkurang, namun kuota umrah Syaban dan Ramadan juga dikurangi secara drastis," katanya.

Akibat kuota umrah berkurang, sedangkan permintaan umrah tetap tinggi sehingga biaya untuk mendapatkan visa umrah juga naik drastis. "Kenaikan itu bukan dari Kerajaan Arab Saudi melainkan lebih karena permainan operator visa di Indonesia maupun Arab Saudi," ujarnya.

Biasanya harga visa umrah bisa didapatkan sekitar 75 dolar AS (Rp 750.000,-), namun untuk umrah Syaban sudah mencapai 170 dolar AS (sekitar Rp 1,7 juta). "Bahkan di pasaran harga visa sudah mencapai 225 dolar AS atau sekitar Rp 2,25 juta," katanya.(A-71/A-107)***

Baca Juga

Libur Panjang, Tamu Hotel Lembang Meningkat 20 Persen

NGAMPRAH, (PR).- Libur akhir pekan ditambah dengan libur nasional peringatan Isra Miraj dimanfaatkan oleh para wisatawan untuk mengunjungi berbagai tempat wisata di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Tingkat kunjungan hotel pun meningkat 20% dibandingkan akhir pekan biasa.