Pembuat Beton Gorong-gorong Kebanjiran Order

gorongs.jpg

ENTIS (45) memasukkan adonan pasir dan semen saat membuat saluran gorong-gorong milik H. Uga di Kampung Cilisung, Desa Sukamenak, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, Kamis (13/6/2013). Setiap harinya Entis mampu memproduksi sebanyak delapan buah denga
USEP USMAN NASRULLOH/PRLM
ENTIS (45) memasukkan adonan pasir dan semen saat membuat saluran gorong-gorong milik H. Uga di Kampung Cilisung, Desa Sukamenak, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, Kamis (13/6/2013). Setiap harinya Entis mampu memproduksi sebanyak delapan buah dengan harga jual Rp 125.000 per buahnya. Penjualan meningkat saat maraknya proyek perbaikan saluran air hingga mencapai 50 buah per harinya yang biasanya rata-rata sebanyak sepuluh buah.*

Baca Juga

"Tax Amnesty" Bisa Tambah Pendapatan Negara

EKONOMI

BANDUNG, (PRLM).- Wacana yang dilontarkan Dirjen Pajak dan Keuangan, Sigit Priadi beberapa waktu lalu terkait adanya "tax amnesty" atau pengampunan pajak diharapkan mampu mengembalikan uang-uang warga Indonesia yang selama ini banyak berdiam di luar negeri untuk meningkatkan pendapatan negara.

Gubernur Dorong Pengembangan Pasar Tradisional

EKONOMI
GUBERNUR Jawa Barat, Ahmad Heryawan mendorong pasar-pasar tradisional khusus seperti pasar burung, pasar ikan, pasar bunga untuk dikembangkan.*

BANDUNG, (PRLM).- Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan mendorong pasar-pasar tradisional khusus seperti pasar burung, pasar ikan, pasar bunga untuk dikembangkan dan lebih diperhatikan.

Jangan Dirikan BUMN Khusus Gantikan Peran SKK Migas

EKONOMI

JAKARTA, (PRLM).- Fuad Bawazier, ekonom yang mantan menteri keuanga mengatakan, pemerintah tidak perlu ngotot mendirikan BUMN khusus untuk menggantikan Peran SKK Migas.

Harga Sebagian Besar Komoditas Naik 30 Persen

EKONOMI
PEDAGANG sayuran Pasar Banjaran, Kabupaten Bandung menunjukan sisa jengkol yang ia miliki, Minggu (7/6/2015). Harga yang meroket sejak pekan lalu membuat pedagang kecil sulit menjual komoditas yang bukan utama namun banyak penggemar itu.*

BANDUNG, (PRLM).- Kurang dari dua pekan menjelang Ramadan, harga kebutuhan pokok di kawasan Bandung Raya terus mengalami fluktuasi. Meskipun ada yang turun, harga sebagian besar komoditas terus merangkak naik pada kisaran 30-45 persen