Headlines

Arab Saudi akan Kurangi Kuota Haji 20 Persen

JAKARTA, (PRLM).- Pemerintah Arab Saudi akan melakukan pengurangan kuota jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji 1434 H (2013) sebesar 20 persen. Jika implementasi kebijakan itu diterapkan, kuota jemaah haji Indonesia 2013 akan berkurang sebanyak 42.200 orang, yaitu menjadi 168.800 orang dari semula kuota sebesar 211.000 orang.

Demikian terungkap dalam “press conference” Menteri Agama Suryadharma Ali di Kantor Kemenag Jl. Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (12/6) petang. Turut hadir Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Anggito Abimanyu dan sejumlah pejabat terkait.

Menag menuturkan, sehubungan dengan itu, pemerintah akan mencoba mengambil langkah-langkah.

“Bapak Presiden akan menyampaikan surat kepada Raja Abdullah bin Abdul Aziz untuk meminta agar pemotongan 20 persen untuk jemaah haji Indonesia tidak dilakukan,” ujarnya.

Ditegaskan Menag bahwa ini akan diupayakan sekuat tenaga. “Presiden akan mengutus langsung Menteri Agama sebagai utusan Presiden untuk berupaya agar pemotongan sebesar 20 persen itu tidak terjadi pada jemaah haji Indonesia,” katanya.

Menteri Agama atas nama Pemerintah Republik Indonesia akan segera melakukan pembahasan langsung dan upaya diplomasi dengan pihak Pemerintah Kerajaan Saudi, khususnya dengan Menteri Haji Arab Saudi dan pihak-pihak terkait di Arab Saudi mengenai kebijakan pengurangan kuota serta memohon dispensasi implementasi kebijakan tersebut bagi Indonesia.

Selanjutnya, pihaknya mengimbau kepada calon jemaah haji yang telah melunasi dan mendapatkan porsi haji 2013 yang berjumlah 180.000 jemaah untuk bersabar menunggu kebijakan Kementerian Agama setelah pembahasan dengan pihak Pemerintah Arab Saudi.

Sambil menunggu hasil pembahasan tersebut, saat ini Kementerian Agama telah mempersiapkan langkah-langkah antisipasi apabila kebijakan pengurangan kuota jemaah haji Indonesia itu diimplementasikan.

Kepada calon jemaah haji yang kemungkinan akan terkena kebijakan pemerintah Arab Saudi terkait dengan pengurangan kuota ini, Kementerian Agama menjamin akan kepastian mendapatkan alokasi kuota keberangkatan pada 2014 dan kepada mereka tidak akan dikenakan biaya tambahan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) apabila terjadi selisih lebih pada 2014.

Berdasarkan catatan, selama ini, kuota haji Indonesia mencapai 211.000 jemaah, terdiri dari 194.000 jemaah haji reguler dan 17.000 jemaah haji khusus.

Sebelumnya disebutkan, berdasarkan surat dari Kementerian Haji Kerajaan Arab Saudi pada Kamis (6/6), disampaikan bahwa karena keterlambatan penyelesaian rehabilitasi Masjidil Haram dan demi menjamin keselamatan jemaah haji, maka pemerintah Arab Saudi mengurangi kuota haji 2013 di seluruh dunia sebesar 20 persen dari kuota dasar sesuai dengan kesepakatan negara Organisasi Konferensi Islam (OKI) bagi seluruh negara pengirim jemaah haji tanpa kecuali.

Keterlambatan rehabilitasi Masjidil Haram berakibat pada berkurangnya kapasitas daya tampung tempat wakaf yang semula dapat menampung jemaah sebanyak 48.000 jemaah dalam satu jam, hingga hanya dapat menampung sebanyak 22.000 jemaah dalam satu jam.(A-94/A-108)***

Komentari di Facebook !