Antisipasi Radikalisme Hingga Terorisme

Polda Siapkan Pengamanan Pelantikan Gubernur Jabar

BANDUNG RAYA
GUBERNUR Jabar Ahmad Heryawan didampingi Kapolda Jabar Inspektur Jenderal Tubagus Anis Angkawijaya dan Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal Sonny Widjaja memeriksa pasukan, seusai memimpin Gelar Pasukan Operasi Praja Lodaya 2013, di halaman Mapolda Jabar,
ADE BAYU INDRA/PRLM
GUBERNUR Jabar Ahmad Heryawan didampingi Kapolda Jabar Inspektur Jenderal Tubagus Anis Angkawijaya dan Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal Sonny Widjaja memeriksa pasukan, seusai memimpin Gelar Pasukan Operasi Praja Lodaya 2013, di halaman Mapolda Jabar, Jln. Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Selasa (11/6/2013). Gelar pasukan itu dilaksanakan untuk melihat kesiapan pengamanan sumpah jabatan serta pelantikan Gubernur dan Wagub Jabar Periode 2013 - 2018 pada Kamis (13/6/2013) di Gedung Merdeka.*

BANDUNG, (PRLM).- Sebanyak 4.341 personel akan diturunkan untuk mengamankan pelantikan Gubernur/Wakil Gubernur Jabar periode 2013-2018 yang rencananya akan dilaksanakan di Gedung Merdeka, Jln Asia Afrika, Bandung, Kamis (13/6/2013).

"Kita terjunkan sniper untuk mengantisipasi adanya tindakan radikalisme hingga terorisme," kata Kapolda Jabar, Inspektur Jenderal Tubagus Anis Angkawijaya, usai gelar pasukan pengamanan pelantikan gubernur dan wakil Gubernur Jabar, Selasa (11/6/2013).

Dalam pengamanan nanti, lanjut Kapolda, pihaknya akan membagi tiga ring pengamanan di sekitar lokasi pelantikan yakni di Gedung Merdeka Jalan Asia Afrika. Sebagai ring satu, yakni di Jalan Braga, Cikapundung Timur dan Jalan Dalam Kaum Belakang Hotel Homann.

Kemudian ring dua Jalan Naripan dan Jalan Tamblong, sedangkan ring tiga adalah semua ruas jalan di Kota Bandung.
Sementara itu ketika ditanya soal unjuk rasa, Kapolda menyatakan belum ada lembaga perorangan yang mengajukan pemberitahuan soal unjuk rasa. "Mudah-mudahan berlangsung aman tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan," ujarnya. (A-113/A-147)***

Baca Juga

Kedisiplinan PNS KBB Masih Rendah

BANDUNG RAYA

NGAMPRAH, (PRLM).-Tingkat kedisiplinan pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat masih belum menunjukkan hasil yang baik. Kebiasaan buruk seperti masuk dan pulang tidak pada waktunya masih tetap berlangsung.

Kembalikan Ornamen KAA atau Diselidiki Polisi

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).- Polrestabes meminta masyarakat yang mengambil ornamen nama negara peserta Konferensi Asia Afrika segera mengembalikannya. Polisi juga akan menyelidikinya, meski tanpa laporan Pemkot Bandung.

Gempa Nepal

THC Kirim Dua Orang untuk Cari Tiga Rekan Nepal

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).- Taruna Hiking Club (THC), mengirimkan dua orang anggotanya untuk mencari tiga orang anggota THC yang hingga kini belum ada kabar keberadaannya setelah terjadinya gempa yang ada di Nepal, seperti diketahui gempa berkekuatan 7,9 SR ini menelan korban jiwa hingga ribuan orang.

Prostitusi Daring

Tak Layani di Kontrakan, Vila, Atau Kos

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).- Pada praktik prostitusi daring (online), komunikasi dijalin mllui media sosial. Lantas wanita 'pesanan' diantarkan ke tempta menginap pria hidung belang.