Rektor IPDN, I Nyoman Sumaryadi Menyambut Dingin Isu di Youtube

SUMEDANG, (PRLM).- Rektor IPDN I Nyoman Sumaryadi membantah kebenaran isu tentang dirinya melalui tayangan video youtube. Bahkan, dirinya menganggap itu merupakan isu tidak jelas.

Ia mengaku tidak tahu dan tidak merasa berperilaku negatif sesuai dalam isi tayangan youtube tersebut.

"Menurut saya, pada era demokrasi seperti sekarang ini, seseorang bisa menyampaikan apa saja secara terbuka. Yang penting, saya tidak menanggapi apapun isu yang tidak jelas kebenarannya," ujarnya kepada sejumlah wartawan di Kampus IPDN Jatinangor, Jalan Ir Soekarno, Sumedang, Senin (10/6/2013).

Nyoman mengatakan, sepanjang isu tersebut tidak menjatuhkan degradasi terhadap hak dan azasi, dirinya tidak akan melaporkan permasalahan tersebut kepada penegak hukum.

"Yang jelas, saya tidak akan menanggapi isu yang tidak benar itu. Dan, isu tersebut tidak ada sangkut pautnya dengan institusi (kelembagaan) IPDN Jatinangor," kata Nyoman.

Menanggapi permasalahan itu, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI), Irman Gusman mengatakan, sekarang ini jamannya keterbukaan namun sangat tidak benar jika berpraduga dalam menyikapi segala permasalahan yang belum pasti.

"Berprasangka buruk itu tidak tepat dan kita harus berprasangka baik dalam menyikapi apapun. Biarkanlah, segala sesuatunya berjalan dengan baik. Pasalnya, ada aturan hukum untuk menentukan benar atau tidaknya segala permasalahan," ujar Irman Gusman usai menghadiri kuliah umum dihadapan ribuan Praja IPDN di hari yang sama.

Ia berharap, masyarakat mampu mengumpulkan energi positif dan menghilangkan praduga terhadap segala macam permasalahan yang menyangkut orang lain. (A-211/E-42/A_88)***

Baca Juga

Minuman Keras Kembali Merenggut Korban Jiwa

MAJALENGKA,(PR).- AN,(30) warga Blok Ahad, RT 03 RW 01, Desa Jatiwangi, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka ditemukan tewas diduga over dosis di depan rumah Iyoh di Blok Caringin, RT 2 RW 4, Desa Baturuyuk, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka, Senin 4 April 2016.

tasikmalaya, padi organik, menguntungkan, produksi, kelompok tani

Ayo Beralih ke Padi Organik, Pangsa Pasar Menggiurkan

SINGAPARNA,(PR).- Produksi padi organik di Kabupaten Tasikmalaya mencapai 63.000 ton. Jumlah tersebut masih terbilang minim, dari total keseluruhan produktivitas padi di Tasikmalaya yang mencapai sekitar 900.000 ton.