GIM Kibarkan Bendera Setengah Tiang untuk Hormati Meninggalnya Taufik Kiemas

BANDUNG, (PRLM).- Sejumlah pengurus Gedung Indonesia Menggugat (GIM) menaikkan bendera setengah tiang sebagai tanda berkabung atas kematian tokoh nasionalis dari PDIP Taufik Kiemas.

Dengan tiang bambu sederhana, bendera dikibarkan di di pelataran GIM, Minggu (9/6/13). Ephron, seorang pengurus GIM menyatakan, Taufik Kiemas merupakan tokoh nasionalis milik Bangsa Indonesia. Sebagai menantu Presiden Soekarno, Taufik Kiemas, tuturnya, memiliki kedekatan emosi dengan GIM.

"Beliau negarawan yang pernah mengunjungi GIM pada peringatan Bulan Soekarno, Juni 2011 lalu,"ucap Ephron. Dalam kunjungannya, Taufik, tuturnya, menyempatkan diri untuk berdiskusi dengan sejumlah aktivis dan kader PDIP. Bagi Ephron, lekatnya GIM dengan sejarah perjuangan Indonesia membuat para tokoh nasionalis dari keluarga Soekarno akan selalu dikenang masyarakat.

"Siapapun yang menjadi stake holder yang terkait keluarga Soekarno akan kita hargai,"ujar Ephron. Rencanananya, bendera setengah itu tiang itu akan dipasang selama seminggu. Dia menambahkan, Taufik Kiemas memiliki perhatian khusus terhadap gedung yang dulunya menjadi tempat Belanda mengadili Soekarno. "Saat kunjungannya, Taufik menganggap gedung ini bagian sejarah bangsa yang harus dirawat serta diteladani sikap dan perjuangan Soekarno dalam kemerdekaan Indonesia," katanya.

Dikatakan Ephron, sosok Taufik merupakan orang egaliter yang tak merasa dirinya sebagai tokoh bangsa. "Sehingga, saat bertemu dengannya kami pun tak merasa berjarak,"katanya. (A-201/A-108)***

Baca Juga

Cari Bukti Kartu BPJS Palsu, LPM Rumah Peduli Dhuafa Digeledah

CIMAHI, (PR).- Menindaklanjuti pengembangan kasus dugaan pemalsuan kartu kepesertaan BPJS Kesehatan, Satreskrim Polres Cimahi melakukan penggeledahan sekretariat Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Rumah Peduli Dhuafa (RDP) di Jalan Sangkuriang Kota Cimahi, Selasa, 26 Juli 2016.

Hanya 2 Hari, Kartu BPJS Palsu Selesai Dibuat

NGAMPRAH, (PR).- Pernyataan mengejutkan dikatakan seorang keluarga korban BPJS Kesehatan palsu dari Desa Cipada, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Rabu 27 Juli 2016.

Kartu Indonesia Sehat Juga Dipalsukan

CIMAHI, (PR).- Tak hanya memalsukan kartu kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan palsu, tersangka AS juga memalsukan Kartu Indonesia Sehat (KIS).