Kelompok Bilderberg Lakukan Pertemuan Rahasia

LUAR NEGERI
POLISI berpatroli di sekitar Hotel Grove tempat berlangsungnya konferensi tahunan Bilderberg.*
GETTY/PRLM
POLISI berpatroli di sekitar Hotel Grove tempat berlangsungnya konferensi tahunan Bilderberg.*

WATFORD, (PRLM).- Para delegasi untuk konferensi pribadi para politisi dan pengusaha dari seluruh dunia sudah berkumpul di sebuah hotel mewah. Beberapa mobil dengan jendela dihitamkan telah memasuki gerbang Hotel Grove, dekat Watford, Hertfordshire, Inggris untuk pertemuan rahasia dari Kelompok Bilderberg.

Diperkirakan eksekutif miliarder dari perusahaan multinasional seperti Amazon dan Google, tokoh politik tingkat tinggi termasuk Kanselir George Osborne, dan bahkan anggota keluarga kerajaan Inggris adalah di antara 130 atau lebih peserta.

Terkenal karena terselubung dalam kerahasiaan, konferensi Bilderberg kini berlangsung di Inggris untuk pertama kalinya sejak tahun 1998 dan menurut teori konspirasi pertemuan ini dipercaya merupakan upaya para pemimpin dunia untuk mempetakan dominasi dunia, dan mengatur arah jalannya dunia.

Operasi polisi besar-besaran dirancang untuk memantau acara yang berlangsung empat hari ini, yang sebelumnya telah menarik demonstrasi massa, dan diklaim bisa menghabiskan biaya pembayar pajak Inggris sebanyak 2 juta poundsterling atau lebih.

Di tengah pengamanan ketat, anggota pers dan beberapa demonstran berkumpul di sebuah area berpagar sekitar setengah mil dari hotel itu. Saat para delegasi tiba, Kamis (6/6/2013) untuk pertemuan empat hari, para pengunjuk rasa mencela mobil-mobil mereka, dan berteriak 'sampah', 'bayar pajak Anda' dan 'malu pada diri sendiri' hingga mereka menghilang di ujung jalan masuk.

Para demonstran, yang berkumpul di bawah sinar matahari untuk melambaikan plakat anti-kapitalis, bermain gitar dan mendengarkan pidato, sempat digeledah saat mereka memasuki tempat itu.

Michael Meacher, anggota parlemen dari Partai Buruh Inggris, menyebut para delegasi sebagai 'petinggi nyata dari kapitalisme keuangan Barat'.

Menurutnya, Osborne hadir untuk keenam kalinya tahun ini, dan di antara panitia pengarah hadir Henri de Castries, ketua Axa, Peter Thiel, miliarder kapitalis ventura, Thomas Enders dari EADS, perusahaan pertahanan, dan Peter Sutherland, ketua Goldman Sachs.

Berbicara di dekat gerbang hotel, ia mengatakan: "Mereka adalah para pemimpin bank terbesar, perusahaan-perusahaan multinasional terbesar, orang-orang dari lembaga-lembaga PBB seperti Bank Dunia, Organisasi Perdagangan Dunia, beberapa komisaris Uni Eropa dan beberapa politisi dari Amerika Serikat, Kanada, Inggris, dan Uni Eropa."

"Ini adalah orang-orang yang semuanya berada dalam posisi yang paling dominan dalam pemerintahan kapitalisme Barat. Mereka hanya bertemu untuk membicarakan rencana mereka tentang masa depan kapitalisme selama periode waktu setahun atau dua tahun ke depan," tambahnya seperti dikutip Mail Online.

"Keberatan saya adalah bahwa itu dilakukan dalam kerahasiaan penuh dengan penjagaan polisi yang ketat," ujarnya.

Kanselir George Osborne dan rekannya Ed Balls akan berada di sana bersama pimpinan Amazon Jeff Bezos dan Eric Schmidt dari Google.

Mereka adalah bagian dari 140 orang yang hadir, termasuk 14 wanita, yang pekan ini akan membahas topik-topik seperti 'perang cyber' dan 'pekerjaan, hak, dan utang'.

Alex Jones, tokoh pertelevisian AS dan peneliti Bilderberg, mengatakan: "Ini sangat, sangat jahat. Tidak semua orang pergi ke Bilderberg, dari penelitian saya, mereka adalah bajingan atau penjahat. Pasti ada penjahat yang pada dasarnya mencoba untuk mengatur pemerintah dan bisnis." (Aya/A-147)***

Baca Juga

Israel Kembali Ambil Alih Kapal Kemanusiaan ke Gaza

LUAR NEGERI

GAZA, (PRLM).- Militer Israel kembali naik dan mengambil alih kapal yang mencoba untuk mematahkan blokade di Jalur Gaza, kata para pejabat.

Kaos dan Celana Pendek, Seragam Kerja Musim Panas di Inggris

LUAR NEGERI

LONDON, (PRLM)- Pegawai kantor seharusnya diizinkan memakai pakaian santai dan jam kerja fleksibel saat musim panas, kata serikat buruh Inggris (TUC).

Pengamat: Terlalu Banyak Warga Miskin di Mesir, Ekonomi Sulit Tumbuh

LUAR NEGERI

KAIRO, (PRLM).- Pengamat ekonomi Mesir Amir Adly mengatakan, meningkatnya jumlah warga miskin di Mesir membuat perekonomian mandek.

Ada Korban Baru Ebola, Warga Liberia Ketakutan

LUAR NEGERI

MONROVIA, (PRLM).- Akibat korban tewas terbaru di Liberia akibat ebola itu, rakyat setempat dilaporkan kembali panik setelah selama beberapa bulan terakhir tenang. Apalagi WHO sebelumnya telah mengkategorikan Liberia bebas ebola dua bulan lalu.