Meski Gratis, Jadi Projek Tahunan

Buku Teks SD Kurikulum 2013 Berlaku Sekali Pakai

PENDIDIKAN

JAKARTA, (PRLM).- Tak ada buku warisan pada kurikulum 2013 jenjang pendidikan dasar (SD). Buku teks pelajaran jenjang sekolah dasar Kurikulum 2013 akan berlaku untuk sekali pakai. Pada tahun berikutnya, pemerintah akan mencetak buku baru atau setiap tahun ada projek mencetak buku pelajaran.

“Buku akan dicetak tiap tahun karena buku untuk SD tidak bisa digunakan untuk (peserta didik) berikutnya karena dicoret-coret,” kata Kepala Pusat Kurikulum dan Perbukuan Badan Penelitian dan Pengembangan Kemdikbud Ramon Mohandas di Kemdikbud, Jakarta, Rabu (5/6/13).

Ramon mengatakan, evaluasi peserta didik dilakukan dengan menilai portofolio. Pengukuran, kata dia, dilakukan secara otentik atas apa yang mereka lakukan dan dinilai secara kualitatif. “Semua aktivitas mereka dikumpulkan oleh guru dan bisa dilihat prosesnya dengan tugas yang diberikan,” katanya.

Ramon menyampaikan, pemerintah akan mencetak buku dan dibagikan kepada sebanyak jumlah peserta didik dan diberikan secara gratis. “Orang tua tidak akan dibebani. Dicetak gratis,” katanya.

Ramon menambahkan, untuk jenjang SD kelas 1 disiapkan sebanyak 10 buku untuk dua semester. Dia menyebutkan, untuk kelas 1 ada sebanyak delapan buku tema ditambah dengan buku agama. Namun, kata dia, buku yang dicetak saat ini baru untuk semester 1 sebanyak 5 buku masing-masing terdiri atas satu buku agama dan empat buku tema.

“Seharusnya untuk satu tahun kelas 1 ada 8 tema dan kelas 4 ada 9 tema. Tapi sekarang yang dikembangkan baru 4 buku pertama saja. Buku semestar kedua dikembangkan setelah ini selesai semua dan akan digunakan Januari tahun depan,” kata Ramon.

Adapun buku untuk jenjang SMP/MTs meliputi agama, PKN, bahasa Indonesia, matematika, IPA, IPS, seni budaya, prakarya, bahasa Inggris, serta pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan. Sementara untuk jenjang SMA/MA ada sembilan mata pelajaran yang wajib, tetapi yang dicetak baru tiga mata pelajaran yaitu sejarah, bahasa Indonesia, dan matematika. (A-88/kominfo)***

Baca Juga

Wootube, Guru di Sydney Sebarkan Ilmu Matematika Lewat Internet

PENDIDIKAN

SYDNEY, (PRLM).- Eddie Woo adalah seorang guru di sekolah menengah tinggi di kota Sydney, Australia. Ia menjadi perhatian dunia setelah mengajarkan matematika... lewat internet, melalui rekaman video mengajarnya di kelas. Di dunia maya, Eddie Woo dikenal dengan sebutan Mister Wootube.

Registrasi NIDK Melalui Validasi Ketat

PENDIDIKAN

JAKARTA, (PRLM).- Registrasi pendidik untuk mendapatkan Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK) akan melalui tahapan validasi yang cukup ketat.

75.000 Siswa Diperkirakan akan Daftar SBMPTN

PENDIDIKAN

JAKARTA, (PRLM).- Sebanyak 75.000 siswa diperkirakan akan mendaftar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2016. Jumlah tersebut meningkat dari jumlah pendaftar sebelumnya di tahun 2015 lalu.

Produk Riset Perguruan Tinggi Harus Ber-SNI

PENDIDIKAN

JAKARTA,(PRLM).- Mayoritas produk-produk hasil riset yang dilakukan perguruan tinggi di Indonesia belum berstandar nasional. Hal ini yang membuat produk hasil riset tersebut sulit bersaing di pasar nasional maupun global.