Penyaluran Bantuan Alat Kontrasepsi di Kab. Bekasi tidak Merata

JAWA BARAT

CIKARANG, (PRLM).-Penyaluran bantuan alat kontrasepsi di Kabupaten Bekasi tidak merata. Masih ada puskesmas yang belum menerima bantuan alat kontrasepsi yang merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat tersebut.

Hal tersebut diketahui saat pimpinan Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke tempat penyimpanan alat kontrasepsi dan beberapa puskesmas di Kabupaten Bekasi.

Ketua Komisi D, Wardja Miharja didampingi anggota Komisi D DPRD Kabupaten Bekasi, Hasan Bisri mengatakan, dari hasil sidak masih ada puskesmas yang belum menerima perlengkapan alat kontrasepsi. Padahal, Pemerintah daerah sudah menganggarkan untuk perlengkapan tersebut.

"Kami sangat menyayangkan kalau masih ada puskesmas yang belum menerima alat dan perlengkapan kontrasepsi. Padahal, saat kami melakukan sidak ke gudang penyimpanan alat kontrasepsi di gudang Panwaslu (panitia pengawas Pemilu, red) Kabupaten Bekasi, masih ada perlengkapan dan alat kontrasepsi. Ini yang akan kita pertanyakan ke instansi terkait," ungkap Wardja seusai melakukan sidak ke Puskesmas Cikarang, Jalan Ki Hajar Dewantara, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Selasa (4/6/2013).

Diungkapkan seorang anggota Komisi D DPRD Kabupaten Bekasi, Hasan Bisri, pihaknya akan segera memanggil Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kabupaten Bekasi, untuk meminta klarifikasi terkait tidak meratanya pendistribusian alat dan perlengkapan kontrasepsi itu.

"Kami akan segera jadwalkan pemanggilan Kepala BPPKB Kabupaten Bekasi untuk meminta klarifikasi masalah ini. Seharusnya, hal seperti ini tidak perlu terjadi," kata Hasan.

Belum diterimanya perlengkapan kontrasepsi tersebut, dibenarkan pula Kepala Puskesmas Cikarang, Arda Yunita.

Dalam kesempatan itu, Arda menuturkan, selama ini pihaknya belum pernah menerima bantuan perlengkapan alat kontrasepsi dari BPPKB Kabupaten Bekasi. Meski demikian, selama ini untuk menunjang sosialisasi alat kontrasepsi dia peroleh dari bantuan pemerintah pusat melalui BKKBN.

"Kami belum pernah menerima bantuan perlengkapan dan alat kontrasepsi secara langsung dari BPPKB Kabupaten Bekasi. Kalaupun ada, kami peroleh dari UPT (unit pelayanan teknis, red) BPPKB di kecamatan. Perlengkapan yang kami terma pun berupa konseling kit bukan IUD kit," katanya. (A-198/A-89)***

Baca Juga

Kerusakan Hutan Jadi Penyebab Kekeringan

JAWA BARAT

PARIGI, (PRLM). - Minimnya kelestarian hutan di Gunung Kendeng dan Gunung Porang yang menjadi sumber air untuk sebagian wilayah di Kabupaten Pangandaran disinyalir menjadi penyebab dari munculnya gejala kekeringan di kabupaten tersebut.

PNS Kesbangpol Jalani Tes Urine, Dua Orang Izin

JAWA BARAT

CIANJUR, (PRLM).- Dua orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Cianjur luput dari pelaksanaan tes urine yang dilakukan Badan Nasional Narkotika Kabupaten (BNNK) Cianjur di kantor Kesbangpol Jalan Pangeran Hidyatulloh, Senin (6/7/2015)

Satpol PP Subang Amankan 3 Unit Bekhoe Galian C

JAWA BARAT
Satpol PP Subang Amankan 3 Unit Bekhoe Galian C

SUBANG, (PRLM).-Tiga unit bekhoe diamankan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Subang dari lokasi penambangan galian C Ranggawulung Kelurahan Cigadung Kecamatan/Kabupaten Subang, Selasa (7/7/2015).

Penambang Tewas Tertimpa Batu

JAWA BARAT

MAJALENGKA, (PRLM).- Suherman Bin Halil (50) warga Blok Pon, RT 01/03, Desa/Kec Sindangwangi, Kabupaten Majalengka tewas dengan kondisi mengenaskan akibat tertimpa batu dari tebing dari ketinggian sekitar 3,5 m yang sedang digalinya sejak dua tahun lalu, Kamis (9/7/2015).