Demonstrasi Antipemerintah di Turki Mulai Memakan Korban

ISTANBUL, (PRLM).-Demonstrasi antipemerintah yang kemudian berujung dengan kerusuhan di sejumlah kota di Turki masih terus berlanjut.

Bahkan, kini memasuki hari kelima, aksi protes terbesar dan kerusuhan terburuk dalam sejarah Turki tersebut mulai memakan korban.

Seperti dilaporkan Reuters, Selasa (4/6/13), dua demonstran Turki tewas akibat aksi represif aparat keamanan. Soal jumlah korban yang meninggal itu, masih simpang siur.

Laman Al Jazeera menyebutkan tiga orang tewas. Selain itu, ribuan demosntran terluka dan puluhan mobil, gedung terbakar.

Salah seorang warga yang tewas itu adalah mahasiswa berusia 22 tahun yang ditembak di Kota Antakya pada Selasa dini hari WIB atau Senin malam waktu setempat.

Korban tewas lainnya adalah seorang demosntran di Istanbul. Polisi dilaporkan, selain menggunakan gas air mata juga memakai senjata api untuk memberangus para pemrotes antipemerintah. (A-133/A-89)***

Baca Juga

Jumlah Kasus Zika di Singapura Bertambah 56 Orang

SINGAPURA, (PR).- Kementerian Kesehatan Singapura mengumumkan, jumlah pengidap virus zika di negaranya bertambah menjadi 56 orang. Dua hari sebelumnya jumlah pengidap hanya 41 orang. Ini artinya ada tambahan 15 orang.

Peneliti Indonesia "Memiliki" Konstruksi Vaksin untuk Virus Zika

Penelitian: Indonesia Rentan Penularan Virus Zika

LEBIH dari dua miliar orang di beberapa bagian Afrika dan Asia berada pada risiko terkena wabah virus Zika, menurut para ilmuwan yang ditulis dalam The Lancet Infectious Diseases.

POLISI Prancis berpatroli di lapangan Trocadero, dekat Menara Eiffel, Paris, Jumat (23/3/12). Pasca pembunuhan di Toulouse yang mengejutkan seantero Prancis, kalanagan politisi dan media dalam perdebatan sengit soal dampaknya terhadap pemilihan presiden m

Jumlah Ekstremis di Prancis Meningkat

PARIS, (PR).- Prancis masih terus menjadi target serangan kelompok dan individu ekstremis. Sejak Januari 2015, serangkaian serangan teroris di negara tersebut telah menewaskan ratusan orang, termasuk serangan di Paris pada 13 November 2015 lalu yang menewaskan 130 orang.