Demonstrasi Antipemerintah di Turki Mulai Memakan Korban

LUAR NEGERI

ISTANBUL, (PRLM).-Demonstrasi antipemerintah yang kemudian berujung dengan kerusuhan di sejumlah kota di Turki masih terus berlanjut.

Bahkan, kini memasuki hari kelima, aksi protes terbesar dan kerusuhan terburuk dalam sejarah Turki tersebut mulai memakan korban.

Seperti dilaporkan Reuters, Selasa (4/6/13), dua demonstran Turki tewas akibat aksi represif aparat keamanan. Soal jumlah korban yang meninggal itu, masih simpang siur.

Laman Al Jazeera menyebutkan tiga orang tewas. Selain itu, ribuan demosntran terluka dan puluhan mobil, gedung terbakar.

Salah seorang warga yang tewas itu adalah mahasiswa berusia 22 tahun yang ditembak di Kota Antakya pada Selasa dini hari WIB atau Senin malam waktu setempat.

Korban tewas lainnya adalah seorang demosntran di Istanbul. Polisi dilaporkan, selain menggunakan gas air mata juga memakai senjata api untuk memberangus para pemrotes antipemerintah. (A-133/A-89)***

Baca Juga

Uganda Didesak Izinkan Radio Swasta Mengudara

LUAR NEGERI

KAMPALA, (PRLM).- Sebuah kelompok pengawas media Amerika mendesak pemerintah Uganda agar sebuah stasiun radio swasta di negara itu diizinkan untuk melanjutkan siaran.

Burundi Bebaskan Wartawan Prancis dan Inggris

LUAR NEGERI

BUJUMBURA, (PRLM).- Pihak berwenang di Burundi telah membebaskan dua wartawan asing, sehari setelah mereka ditangkap di ibukota Bujumbura, Jumat (29/1/2016).

Lebih dari 2.000 Ibu Hamil di Kolombia Tertular Virus Zika

LUAR NEGERI

BOGOTA, (PRLM).- Menurut sejumlah dokter, Zika bisa dikaitkan dengan cacat lahir seperti kerusakan otak pada bayi baru lahir dan bisa menimbulkan kelumpuhan sementara.

PBB akan Adakan Rapat Darurat tentang Zika

LUAR NEGERI

JENEWA, (PRLM).- WHO akan mengadakan rapat komite darurat hari Senin (1/2/2016) tentang wabah virus Zika, untuk membahas tanggapan internasional terhadap wabah penyakit itu di tengah keprihatinan adanya kaitan penyakit itu dengan cacat lahir yang jarang terjadi.