Demonstrasi Antipemerintah di Turki Mulai Memakan Korban

ISTANBUL, (PRLM).-Demonstrasi antipemerintah yang kemudian berujung dengan kerusuhan di sejumlah kota di Turki masih terus berlanjut.

Bahkan, kini memasuki hari kelima, aksi protes terbesar dan kerusuhan terburuk dalam sejarah Turki tersebut mulai memakan korban.

Seperti dilaporkan Reuters, Selasa (4/6/13), dua demonstran Turki tewas akibat aksi represif aparat keamanan. Soal jumlah korban yang meninggal itu, masih simpang siur.

Laman Al Jazeera menyebutkan tiga orang tewas. Selain itu, ribuan demosntran terluka dan puluhan mobil, gedung terbakar.

Salah seorang warga yang tewas itu adalah mahasiswa berusia 22 tahun yang ditembak di Kota Antakya pada Selasa dini hari WIB atau Senin malam waktu setempat.

Korban tewas lainnya adalah seorang demosntran di Istanbul. Polisi dilaporkan, selain menggunakan gas air mata juga memakai senjata api untuk memberangus para pemrotes antipemerintah. (A-133/A-89)***

Baca Juga

Kampung Halaman Melania Trump Ikut Bergembira

SEVNICA, sebuah kota kecil di Slovenia, rupanya turut bahagia saat Donald Trump dinyatakan sebagai Presiden Amerika Serikat terpilih. Bukan tanpa alasan, kota yang hingga tahun lalu penduduknya tak mencapai lima ribu jiwa ini adalah tempat kelahiran Melania Knavs, istri Trump.

Masalah Migran dan Ekstremis Mengemuka di Pilpres Prancis

PARIS, (PR).- Setelah pemilihan presiden AS yang baru saja usai, pilpres lainnya yang menarik untuk disimak adalah pilpres Prancis yang pemilihan pendahuluannya dilakukan pada Minggu 20 November 2016. Sama seperti AS, proses pilpres Prancis juga melalui tahapan penyeleksian para kandidat capres.

Palestina Bantu Israel Padamkan Kebakaran Hutan

JERUSALEM, (PR).- Memasuki hari keempat kebakaran hutan terbesar di Israel sejak 2010, akhirnya otoritas setempat dibantu tim damkar mancanegara, berhasil mengatasi keganasan si jago merah.