Demonstrasi Antipemerintah di Turki Mulai Memakan Korban

ISTANBUL, (PRLM).-Demonstrasi antipemerintah yang kemudian berujung dengan kerusuhan di sejumlah kota di Turki masih terus berlanjut.

Bahkan, kini memasuki hari kelima, aksi protes terbesar dan kerusuhan terburuk dalam sejarah Turki tersebut mulai memakan korban.

Seperti dilaporkan Reuters, Selasa (4/6/13), dua demonstran Turki tewas akibat aksi represif aparat keamanan. Soal jumlah korban yang meninggal itu, masih simpang siur.

Laman Al Jazeera menyebutkan tiga orang tewas. Selain itu, ribuan demosntran terluka dan puluhan mobil, gedung terbakar.

Salah seorang warga yang tewas itu adalah mahasiswa berusia 22 tahun yang ditembak di Kota Antakya pada Selasa dini hari WIB atau Senin malam waktu setempat.

Korban tewas lainnya adalah seorang demosntran di Istanbul. Polisi dilaporkan, selain menggunakan gas air mata juga memakai senjata api untuk memberangus para pemrotes antipemerintah. (A-133/A-89)***

Baca Juga

Sebelum Teror Berlin, Anis Dalam Proses Deportasi

BERLIN, (PR).- Setelah datang ke Jerman dengan menyamar sebagai pengungsi, pelaku serangan truk di Berlin, Anis Amrijuga masuk dalam pemantauan aparat setempat. Pasalnya, dia pernah diduga merencanakan perampokan agar dapat membeli senjata.

Krisis Air Minum Melanda Damaskus

DAMASKUS, (PR).- Krisis air minum melanda ibukota Suriah, Damaskus sejak tiga hari terakhir. Pemerintah menuduh gerilyawan mencemari sumber air yang memasok ibu kota Suriah.