Dunia Internasional Khawatirkan Situasi Terkini di Turki

LUAR NEGERI

ISTANBUL, (PRLM).-Banyak kalangan baik itu di Turki maupun internasional khawatir dengan mengeskalasinya demosntrasi tersebut karena ini bisa menjerumuskan negara itu dalam konflik internal yang panjang.

Ujung-ujungnya, jika tak ada solusi memadai, konflik tersebut bisa memicu instabilitas keamanan, bukan hanya di Turki, melainkan juga ke negara tetangga di Asia dan Eropa.

Protes yang awalnya dipicu dari kebijakan pemerintah yanga kan mengubah Taksim Gezi menjadi mal, kini berubah menjadi demonstrasi anti-pemerintah.

Para demonstran dari berbagai elemen di Turki itu menilai selama 10 tahun berkuasa, Erdogan membuat banyak kebijakan yang mengutamakan kepentingan partainya yang berbau Islam itu.

Padahal,UUD Turki dengan tegas menyatakan bahwa agama tak boleh dicampuradukkan dengan pemerintah.

Dalam hal ini, konstitusi Turki mengamanahkan bahwa negara harus sekular dan moderat. Bahkan, bapak pendiri Turki Mustafa Kemal yang merupakan pahlawan nasional itu, semasa hidupnya selalu mengingatkan warganya bahwa tak boleh ada islamisasi di dalam negara.

Kemal sendiri dikenal sebagai pemimpin Turki yang sangat liberal yang melarang semua hal yang berbau agama mencampuri pemerintahan.

Filosofi ini terus dijaga sehingga Turki memiliki karakter yang sangat berbeda dengan negara mayoritas berpenduduk Muslim lainnya.

Di Turki, aborsi, prostitusi, alkohol, homoseksual, transgender dilegalkan, tetapi belakangan ini, Erdogan mulai mengintervensi kebebasan warganya.

Salah satunya, meloloskan UU pembatasan minuman beralkohol yang kemudian memicu kemarahan banyak warga Turki yang menganggap larangan itu pembatasan kebebasan. (A-133/A-89)****

Baca Juga

Tak Ada Korban WNI di Ledakan Bom Turki

LUAR NEGERI

JAKARTA, (PRLM).- Pemerintah Indonesia mengutuk peristiwa peledakan yang terjadi di Istanbul pada 12 Januari 2016 dan menewaskan warga sipil, termasuk warga negara asing.

Pascaledakan Bom Jakarta, Singapura Tingkatkan Keamanan

LUAR NEGERI

SINGAPURA, (PRLM).- Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong mengecam keras serangan teroris di Jakarta.

Kampanye Calon Presiden AS Gencar Gunakan Media Sosial

LUAR NEGERI

WASHINGTON, (PRLM).- Dalam pertemuan organisasi media nasional di Pusat Media Asing di Washington DC hari Rabu (13/1/2016), dua pakar media sosial yang sebelumnya terlibat dalam kampanye politisi Amerika mengatakan semua kandidat Presiden Amerika selama dekade terakhir menggunakan media sosial se

Pria Bersenjata Serang Hotel di Ouagadougou, 20 Orang Tewas

LUAR NEGERI

OUAGADOUGOU, (PRLM).- Pria bersenjata menyerang hotel yang sering digunakan oleh orang asing di Ouagadougou, ibu kota Burkina Faso, mengambil sandera dan menewaskan sedikitnya 20 orang.