Musim Panas di Eropa Berganti Menjadi Musim Hujan

BERLIN, (PRLM).- Otoritas Badan Cuaca Jerman, Senin (3/6/13), mengatakan, hujan masih akan terus turun dalam beberapa hari mendatang sehingga warga diminta tetap waspada.

Akibat bencana tersebut, banyak kegiatan warga dibatalkan, mulai dari parade musik sampai dengan pesta musim panas.

Seperti diketahui, seharusnya Jerman dan negara-negara Eropa lainnya memasuki Musim Panas, tetapi anomali cuaca membuat Musim Panas yang dinantikan banyakk warga itu, sampai saat ini belum juga datang. Justru, hujan deras terus mengguyur sejumlah wilayah di Eropa. (A-133/A-89)***

Baca Juga

Di Inggris, Muhammad Gantikan William

OLIVIA telah menggantikan Amelia sebagai nama anak perempuan paling populer di Inggris. Sementara itu, Muhammad masuk daftar 10 besar nama anak laki-laki paling populer.

Arab Saudi Akan Tangkap Netizen Pengancam Wanita Mengemudi

RIYADH, (PR).- Jaksa Penuntut Umum Arab Saudi mengeluarkan surat perintah penangkapan pada Sabtu, 30 September 2017, terhadap pengguna Twitter yang mengancam akan membunuh siapa saja yang mendukung wanita mengemudi.

Amerika Serikat: Halo Korea Utara, Apa Anda Ingin Bicara?

BEIJING, (PR).- Amerika Serikat, Sabtu 30 September 2017 waktu Washington mengatakan telah berbicara langsung dengan Korea Utara mengenai kegiatan nuklir dan perluru kendalinya. Namun Pyongyang tidak menunjukkan minat berunding.