Musim Panas di Eropa Berganti Menjadi Musim Hujan

BERLIN, (PRLM).- Otoritas Badan Cuaca Jerman, Senin (3/6/13), mengatakan, hujan masih akan terus turun dalam beberapa hari mendatang sehingga warga diminta tetap waspada.

Akibat bencana tersebut, banyak kegiatan warga dibatalkan, mulai dari parade musik sampai dengan pesta musim panas.

Seperti diketahui, seharusnya Jerman dan negara-negara Eropa lainnya memasuki Musim Panas, tetapi anomali cuaca membuat Musim Panas yang dinantikan banyakk warga itu, sampai saat ini belum juga datang. Justru, hujan deras terus mengguyur sejumlah wilayah di Eropa. (A-133/A-89)***

Baca Juga

Hillary Clinton: Rusia Ada Dibalik Bocornya Email DNC

WASHINGTON, (PR).- Calon Presiden AS dari Partai Demokrat Hillary Clinton pada hari Minggu, 31 Juli 2016 waktu setempat mengatakan, intelijen Rusia meretas komputer Komite Nasional Partai Demokrat dan Clinton juga mempertanyakan tawaran rivalnya, Donald Trump kepada presiden Rusia Vladimir Putin.

Pemerintah Ganti Kalender, Pekerja Saudi Protes Hilang Gaji

JEDDAH, (PR).- Mayoritas perusahaan di Arab Saudi tak lagi menggunakan kalender Hijriah saat membayar gaji para pegawai mereka. Sebagai gantinya, perusahaan-perusahaan tersebut menggunakan sistem kalender internasional atau disebut juga kalender Gregorian.

Mesir Lumpuhkan ISIS Sinai

KAIRO, (PR).- Pasukan Militer Mesir mengatakan telah melakukan serangan udara terhadap sejumlah kelompok yang disebut-sebut sebagai ISIS.

Duterte Ancam Tembak Mati, Puluhan Pejabat Terlibat Narkoba Serahkan Diri

MANILA, (PR).- Kurang dari 24 jam setelah Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengumumkan 160 nama wali kota, gubernur, anggota DPR, hakim, dan aparat penegak hukum yang diduga terlibat dalam perdagangan narkoba, puluhan wali kota dan pejabat lainnya langsung menyerahkan diri ke otoritas kepolisian