Musim Panas di Eropa Berganti Menjadi Musim Hujan

BERLIN, (PRLM).- Otoritas Badan Cuaca Jerman, Senin (3/6/13), mengatakan, hujan masih akan terus turun dalam beberapa hari mendatang sehingga warga diminta tetap waspada.

Akibat bencana tersebut, banyak kegiatan warga dibatalkan, mulai dari parade musik sampai dengan pesta musim panas.

Seperti diketahui, seharusnya Jerman dan negara-negara Eropa lainnya memasuki Musim Panas, tetapi anomali cuaca membuat Musim Panas yang dinantikan banyakk warga itu, sampai saat ini belum juga datang. Justru, hujan deras terus mengguyur sejumlah wilayah di Eropa. (A-133/A-89)***

Baca Juga

Jelang Pilpres, Clinton Unggul Tiga Poin atas Trump

WASHINGTON, (PR).- Empat hari jelang pilpres AS, pesaingan antara dua capres, Hillary Clinton dan Donald Trump, semakin menegangkan. Keduanya saat ini bersaing sangat ketat, sehingga sulit untuk memprediksi siapa yang akan menjadi pemenang.

Clinton Kalah Karena Gagal Raih Dukungan Kaum Perempuan AS

WASHINGTON, (PR).- ​Donald Trump unggul atas Hillary Clinton lewat serangkaian kemenangan mengejutkan di negara bagian Florida, Ohio, Iowa, dan North Carolina. Sementara Clinton unggul di Virginia dan Nevada.

Berharap Fenomena Trump Bisa terjadi di Prancis

PARIS, (PR).- Kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden Amerika Serikat 8 November 2016 lalu telah menjadi momentum positif, bukan hanya bagi warga Prancis, melainkan juga dan politisi konservatif dan nasionalis.