Relawan Ayi-Nani Sumbang 100 Bibit Pohon Jambu Klutuk

BANDUNG, (PRLM).- Tim relawan pasangan Ayi Vivananda - Nani Suryani menyumbang 100 bibit pohon jambu klutuk di RT 04/RW 15 Kelurahan Sadang Serang, Kecamatan Coblong, Senin (3/6/2013). Penanaman bibit tersebut dilakukan secara simbolis oleh Calon Wali Kota Bandung Ayi Vivananda.

Sejumlah perwakilan organisasi massa (ormas), pegiat lingkungan, komunitas perempuan turut melakukan penanaman. Tak hanya itu, di tempat sama, Ayi-Nani meresmikan bedah rumah tidak layak huni milik keluarga Aban (70). Bedah rumah tersebut merupakan kepedulian terhadap terhadap masyarakat tidak mampu,

Ayi Vivananda mengaku bangga dan tak lupa mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah bergotong royong membantu pembangunan rumah. “Saya ucapkan terima kasih dan penghormatan setinggi tingginya kepada ketua RW yang telah menghibahkan tanahnya dan menginfakan hartanya. Termasul menyisihkan waktu dan tenaganya membantu masyarakat miskin,"katanya.

Ayi mengatakan, meski tidak digaji, RT dan RW mempunyai jiwa besar dan keikhlasan yang luar biasa dalam bekerja mengabdikan dirinya pada masyarakat. “Harus diingat, yang berjasa menjadikan Kota Bandung aman tentram dan nyaman itu bukan hanya Walikota, Wakil Walikota, Kapolsek, Danramil, Camat, atau Lurah saja, namun RW, RT, tokoh masyarakat dan agama,"ucapAyi.

Selain meninjau hasil pembangunan, Ayi juga meresmikan Kantor RW 15, RW Net, dan kirmir. Sementara itu, Nani Suryani meresmikan Pos PAUD Kasih Ibu.(A-201/A-108)***

Baca Juga

302 Pendaftar Lolos Seleksi PPK

CIKARANG, (PR).- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi mengumumkan 302 calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bekasi 2017, Senin 27 Juni 2016. Nama-nama tersebut berhasil lolos penelitian administrasi.

KPU Serahkan Penambahan Anggota Kepada Presiden

JAKARTA, (PR).- Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyerahkan keputusan penambahan anggota baru selepas meninggalnya Husni Kamil Manik kepada Presiden. Berdasarkan aturan, anggota KPU harus berjumlah 7 orang.

DPR Beri Sinyal Penolakan Sistem Proporsional Terbuka

JAKARTA, (PR).- Muncul wacana penolakan terhadap rancangan undang-undang usulan pemerintah untuk menerapkan sistem proporsional daftar terbuka dalam pemilihan calon legislatif. Penolakan terutama muncul terkait dengan persoalan "unjuk kekuatan" modal di antara caleg.