Headlines

Bappeda Kuningan akan Telusuri Sejarah Situs Batu Naga

KUNINGAN, (PRLM).- Pemkab Kuningan melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) merencanakan akan melakukan penelusuran historis atas keberadaan menhir berukirkan gambar naga atau situs batu naga di puncak Gunung Pojoktilu, sekitar Dusun Banjaran, Desa Jabranti, Kec. Karangkancana, Kab. Kuningan. Kepala Bappeda Kab. Kuningan H. Dian Yanuar, menyebutkan penelusuran sejarah terkait situs tersebut rencananya akan dilakukan tim kecil pasca-perubahan anggaran tahun ini.

"Dalam langkah penelusuran nanti, tim akan diarahkan untuk menghimpun informasi dari berbagai nara sumber. Seperti di antaranya dari tokoh masyarakat kampung-kampung sekitar, juru kunci situs, dan kalangan budayawan," tutur Dian Yanuar, kepada "PRLM", Senin (3/6/2013).

Penghimpunan informasi terkait keberadaan situs tersebut juga akan dilakukan ke wilayah Kab. Brebes dan Cilacap. Pasalnya letak situs batu naga itu berada di sekitar garis perbatasan antara wilayah Kab. Kuningan dengan dua kabupaten di Jawa Tengah tersebut.

Dian menyebutkan, tujuan dari langkah penelusuran tersbut di antaranya untuk mengungkap kemungkinan ada kaitan historis budaya antara masyarakat Kuningan dengan masyarakat di dua kabupaten di Jawa Tengah itu. Penelusuran historis budaya masyarakat di wilayah perbatasan Provini Jawa Barat dengan Jawa Tengah melalui media pengungkapan situs tersebut, menurut Dian juga ada kaitannya dengan wacana pembetunkan Provinsi Kunci Bersama atau Provinsi Perbatasan.

Sebagaimana pernah diberitakan, di puncak perbukitan yang disebut-sebut Gunung Pojoktilu atau Blok Batutulis, sekitar Dusun Banjaran, Kab. Kuningan itu, terdapat menhir berukirkan gambar naga dan beberapa rupa gambar ukiran lainnya. Tim arkeolog dari Masyarakat Arkeologi Indonesia (MARI) dipimpin Dr. Ali Akbar yang sempat melihat langsung situs tersebut, awal Januari 2013, memastikan batu dan ukirannya itu merupakan peninggalan budaya masyarakat masa pra sejarah. (A-91/A_88)***