"B" Mobil yang Bisa Berubah Jadi Helikopter

B tengah melayang di udara, rotor-rotornya mampu dikendalikan layaknya quadcopter.*
KICKSTARTER/PRLM
B tengah melayang di udara, rotor-rotornya mampu dikendalikan layaknya quadcopter.*

SOUTHAMPTON, (PRLM).- Ini bisa menjadi transportasi masa depan, dan merupakan salah satu mainan "hi-tech" yang paling mengesankan saat ini di pasaran.

Seorang penemu asal Inggris telah meluncurkan "B", sebuah kombinasi dari mobil off road mainan yang dikendalikan remote control yang bisa lepas landas menjadi helikopter berbaling-baling empat (quadcopter).

Witold Mielniczek dari Universitas Southampton, Inggris yang menciptakan mainan ini mengatakan, penemuannya ini bahkan dapat ditingkatkan dalam skala penuh.

"B adalah kendaraan hibrid terbaru, mobil-helikopter revolusioner yang dikendalikan dari jarak jauh dengan paten yang dipending," katanya seperti ditulis di situs Kickstarter dalam upayanya mencari dana untuk proyek tersebut. Untuk memulai produksi, menurut Mielniczek, dibutuhkan dana sebesar 85.000 poundsterling.

"Kendaraan ini mampu melaju di medan yang sulit karena menggunakan penggerak roda belakang yang besar, dan bila rintangan menjadi terlalu besar, tinggal lepas landas dan terbang di atasnya," tulis Mielniczek.

Purwarupa mobil ini tengah dibuat, dan hampir seketika mampu mengubah dari mobil menjadi quadcopter.

"B adalah mainan yang memberikan pengalaman yang luar biasa. B tak bisa dihentikan, mampu melakukan transisi dari tanah ke udara memungkinkan pengembangan berbagai trik yang semula mustahil bisa dicapai," klaim situs itu.

Mobil hibrid ini juga dilengkapi kamera video resolusi tinggi (HD) untuk mengirim kembali cuplikan langsung eksploitasinya, dan untungnya telah dirancang bagi pilot pemula untuk bertahan hidup bila terjadi kecelakaan.

"Kombinasi dari desain dan pemilihan material menciptakan konstruksi yang solid yang mampu bertahan dalam pendaratan terburuk. Ketika kendaraan mengalami kecelakaan jatuh dari tempat yang tinggi, cincin-cincin roda mampu melepaskan diri dari sasis utama dan dapat dengan mudah disatukan kembali," kata situs itu.

Sasis utama terbuat dari Polycarbonate, bahan yang sama yang digunakan pada kacamata pelindung dan jendela anti peluru. Bodinya tidak hanya berfungsi sebagai fitur pelindung dan dekoratif, juga merupakan elemen dari strukturnya.

Sasis bila dikombinasikan dengan bodinya tidak hanya membentuk konstruksi kaku dan ringan yang mempertahankan bentuknya saat dikemudikan atau terbang, namun juga cukup fleksibel untuk menyerap benturan berlebihan yang dihasilkan saat kecelakaan pendaratan. (Aya/A-147)***

Baca Juga

Rakerda IOF Jabar, Menyusun Langkah Baru yang Dinamis

BANDUNG, (PR).- Langkah nyata dilakukan oleh Indonesia Off-road Federation (IOF) Pengda Jawa Barat. Setelah menggelar Musyawarah Daerah (Musda) sekaligus pengukuhan kepengurusan pada akhir Januari lalu, maka Rakerda IOF Jabar pun lantas digelar di Hotel Tebu, dibilangan Jalan L.L.

HBC Antisipasi Permintaan New Honda City

BANDUNG, (PR).- Honda Bandung Center (HBC) optimistis kembali menguasai penjualan mobil jenis sedan untuk wilayah Jawa Barat dan Banten. Justru yang diantisipasi permintaan dari masyarakat yang meningkat, sementara suplay tersendat.

Mengikat Silaturahmi di Kawasaki Supermoto Riding Camp

BANDUNG, (PR).- Sedikitnya 200 pegiat supermoto, mengikuti gelar event yang digagas oleh komunitas Supermoto Indonesia (SMI) Bandung, yang menggelar kegiatan otomotif akhir pekan berjuluk "Kawasaki Supermoto Riding Camp".