BLSM dari Pemerintah Dinilai Tidak Mendidik

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Sirajuddin (Din) Syamsuddin menilai Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) yang akan diberikan pemerintah kepada masyarakat miskin kurang mendidik. Bahkan, menurut Din Syamsuddin, panggilan akrab Sirajuddin Syamsuddin, BLSM berpotensi besar untuk diselewengkan.

“Pendekatan BLSM melalui santunan seperti ini kurang mendidik. Hal itu diibaratkan pemerintah hanya memberikan ikan bukan kail untuk memancing. Bantuan ini sebenarnya bisa digunakan berupa program yang bersifat padat karya. Dan itu lebih baik,” ucap Din seusai menerima kunjungan Ketua Umum Partai Keadialan dan Persatuan (PKP) Indonesia di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Rabu (29/5/2013).

Din mengungkapkan, BLSM yang akan diberikan pemerintah ini lebih bersifat kepada kepentingan politik menjelang pemilihan umum 2014. Sebab, yang lebih diuntungkan adalah partai pemerintah dibandingkan masyarakat miskin.

“Partai pemerintah ingin mendapatkan respon cepat dari masyarakat miskin yang seolah-olah mereka telah berjasa memberikan bantuan tunai. Ini akan berbeda kalau bantuan bersifat program padat karya. Jadi, dengan adanya BLSM diharapkan ada balas budi dan jasa dari masyarakat langsung menjelang pemilu,” katanya. (A-194/A-26).***

Baca Juga

Brigif Linud 18/2 Kostrad Laksanakan Syukuran

NASIONAL

MALANG, (PRLM).- Memperingati hari ulang tahun, Brigade Infanteri Lintas Udara (Brigif Linud) 18/2 Kostrad melaksanakan syukuran di Markas Besar Brigif L-18/Trisula di Jabung Malang.

Indonesia tidak BOleh Bergantung pada Beras

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Indonesia tidak boleh hanya bergantung pada beras untuk menunjang kedaulatan pangan. Diversifikasi pangan lokal menurutnya harus terus dikembangkan. Hasil pertanian juga harus dipasarkan dengan harga yang menguntungkan petani dan

Hari Keluarga Nasional

Presiden Tekankan Budi Pekerti di Sekolah dan Keluarga

NASIONAL
Presiden Tekankan Budi Pekerti di Sekolah dan Keluarga

TANGERANG SELATAN, (PRLM).- Presiden Republik Indonesia mengharapkan Hari Keluarga Nasional dijadikan momen untuk memperbaiki tekad dalam memperkuat keluarga Indonesia. Juga menjadi momen untuk memberdayakan peran perempuan dalam membangun keluarga Indonesia.

Muktamar Ke-47 Muhammadiyah

Presiden Jokowi Hadiri Pembukaan Muktamar Muhammadiyah

NASIONAL

MAKASSAR, (PRLM).- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri pembukaan Muktamar ke-47 Muhammadiyah dan Satu Abad Aisyiah di Lapangan Karebosi, Makassar, Senin (3/8/2015).