Insan Pers Harus Memajukan Kebudayaan Indonesia

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Margiono mengingatkan insan pers untuk memiliki gagasan-gagasan baru untuk mengembangkan jaringan dan komunikasi para wartawan dan redaktur budaya se-Indonesia. Hal itu salah satunya untuk memajukan kebudayaan di Indonesia.

"Kita harus bangkit untuk mencari terobosan-terobosan dalam mengembangkan jaringan ini. Salah satunya, dengan mendekati pemda-pemda. Salah satu respons yang baik di antaranya dari Bupati Siak yang bersedia menjadi tuan rumah Temu Redaktur Kebudayaan se-Indonesia 2014," ujar Margono pada acara Temu Redaktur Kebudaaan se-Indonesia 2013, di Hotel Gren Alia, Jakarta (29/5/2013).

Menurut dia, dengan jaringan ini, bukan hanya untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi menulis bidang kebudayaan, tetapi juga akan memberi manfaat baik langsung maupun tidak langsung untuk kemajuan budaya di daerah. (A-136/A-147)***

Baca Juga

Kemenhub Dorong Pembangunan Pelabuhan Cilamaya

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- Kementerian Perhubungan menegaskan, pembangunan Pelabuhan Cilamaya di Kabupaten Karawang adalah bagian dari program penurunan biaya logistik nasional dalam jangka panjang.

Minggu Ini YAS Diperiksa Sebagai Tersangka oleh Penyidik Bareskrim

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).-Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri berencana memeriksa YAS, Sekretaris Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya Pemerintahan Kota Bandung, sebagai tersangka dugaan korupsi pembangunan Sarana Olah Raga Bandung Lautan Api di Gedebage, Kota Bandung pada Minggu ini.

Sebelum Mengambil Langkah Hukum

Pemilik Situs Bernapas Islam Datangi Komisi I DPR

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- Sejumlah pemilik situs bernapas Islam yang diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi, mendatangi Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (1/4/2015).

Indonesia Perpanjang Larangan Atas Pembukaan Hutan

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- Indonesia, yang memiliki hutan-hutan tropis terbesar ketiga di dunia dan industri minyak kelapa sawit yang kuat, akan memperpanjang larangan atas pembukaan hutan, menurut seorang pejabat.