Wakil Mendikbud Buka Temu Redaktur Kebudayaan

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Wiendu Nuryanti membuka acara Temu Redaktur Kebudayaan se-Indonesia 2013 di Hotel Gren Alia Jakarta, Rabu (29/5/2013).

Kegiatan yang bertema "Peran dan Jaringan Redaktur Kebudayaan" itu diselenggarakan oleh PWI bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan itu diikuti oleh sekitar 100 orang perwakilan cabang PWI se-Indonesia, redaktur kebudayaan, wartawan senior kebudayaan, perguruan tinggi, serta institusi seni dan budaya.

Menurut Windu, Kementeriaan dan Kebudayaan akan mendukung terbentuknya jaringan komunikasi redaktur se-Indonesia. Diharapkan jaringan tersebut menjadi wadah yang cair, inovatif, dan menyegarkan pemikiran-pemikiran yang akan mendukung pembangunan kebudayaan di Indonesia. (A-136/A-147)***

Baca Juga

Ratusan Hektare Hutan Rakyat di Sleman Kritis

NASIONAL

YOGYAKARTA,(PRLM).- Ratusan hektare hutan rakyat di Kabupaten Sleman masuk dalam kondisi kritis. Kondisi ini terjadi pasca erupsi Gunung Merapi pada 2010 silam.

Hujan di Wilayah Surakarta Berpotensi Timbulkan Banjir

NASIONAL

SOLO, (PRLM),-Tingginya curah hujan di wilayah Surakarta yang meliputi Kota Solo, Kab. Klaten. Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Sragen dan Boyolali, harus diwaspadai karena berpotensi timbulnya banjir di sepanjang alur Bengawan Solo.

Pemerintah Berusaha Selamatkan WNI/TKI dari Hukuman Mati

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).-Pemerintah kembali menegaskan akan terus melakukan langkah-langkah penyelamatan secara maksimal bagi para WNI dan TKI yang terancam hukuman mati. Hal itu dilakukan dengan pembelaan hukum, diplomasi resmi, pendekatan informal kepada keluarga maupun tokoh masyarakat setempat.

Eksekusi Mati

Arsul Sani Heran, Pemerintah Tunda Eksekusi Mati Narkoba

NASIONAL

JAKARTA, (PRLM).- Anggota Komisi III DPR RI, Arsul Sani mengaku heran dengan sikap pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) jika menunda eksekusi mati Serge Areski Atlaoui yang merupakan warga negara Prancis.