Baru Rachmat-Nurhayanti yang Mendaftar ke KPUD Kab. Bogor

CIBINONG, (PRLM).- Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kab. Bogor telah membuka pendaftaran calon bupati dan wakil bupati untuk partai politik sejak 24 Mei lalu sampai 30 Mei. Sampai Senin (27/5/2013), baru satu pasangan yang mendaftar dari partai politik, yakni Rachmat Yasin berpasangan dengan Nurhayanti yang diusung koalisi besar yakni PPP, Partai Golkar, PKS, PAN, Hanura, Gerindra termasuk Partai Demokrat serta sejumlah partai non parlemen.

Dengan pencalonan Rachmat Yasin-Nurhayanti tersebut, maka hanya tinggal PDI Perjuangan yang belum mendaftar ke KPUD untuk calon bupati dan wakil bupati. Menurut Karyawan Faturrachman, calon kuat dari PDIP, soal pencalonan masih menunggu rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan.

Sementara itu, meski pengurus DPP Demokrat Max Sopacua hadir dalam deklarasi pasangan Rachmat Yasin-Nurhayanti, namun Ketua DPC Partai Demokrat Kab. Bogor, Panji Sukmana menyatakan, partainya belum ada keputusan untuk mendukung pasangan tersebut atau maju sendiri.

"Saya dengar Pak Max hadir dalam deklarasi, bahkan ada juga bendera Demokrat di tempat acara. Tapi saya sendiri tidak tahu acara tersebut, bahkan tidak diundang," katanya.

Menurut Panji, Partai Demokrat belum ada sikap resmi dari DPP apakah mendukung Rachmat Yasin atau maju mencalonkan sendiri. Sebab,masalah pencalonan masih dibahas oleh tim tujuh yang terdiri dari dua orang DPC, dua orang DPD Jawa Barat dan tiga orang unsur DPP.

Hasil tim tujuh nanti disampaikan kepada tim pemenang DPP untuk diteruskan ke Direktur Eksekutif. Kemudian hasil keputusan akan ditanda-tangani oleh Ketua Harian dan Sekjen DPP Demokrat.

Menurut Panji, sampai Minggu kemarin belum ada keputusan resmi DPP. Malahan, DPP sendiri sudah membuka pendaftaran calon bupati dan calon wakil bupati. Ada enam orang yang mendaftar, sebagian besar kader partai. "Nanti DPP yang akan memutuskan apa sikap Demokrat. Yang jelas sebagai pemenang pemilu dengan 14 kursi di dewan bisa mencalonkan sendiri kadernya untuk maju," jelas Panji.

Jika benar Demokrat belum menyatakan dukungan terhadap Rachmat Yasin-Nurhayanti, maka peluang partai berlambang mercy untuk mencalonkan sendiri masih terbuka. Sehingga, ada dua partai besar yang bisa mencalonkan sendiri yakni PDI Perjuangan dan Partai Demokrat.(A-134/A-147)***

Baca Juga

RUU PIHU Akan Gantikan UU PIH

JAKARTA, (PR).- Baleg DPR menyepakati Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah (PIHU) sebagai pengganti atas Undang-Undang (UU) Nomor 13 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji.

golkar,

Main Uang Selama Kampanye, Caketum Golkar Akan Didiskualifikasi

JAKARTA, (PR).- Rapat Panitia Pengarah Munas Luar Biasa Partai Golkar menyatakan ada enam orang kandidat yang berhak memasuki tahapan selanjutnya. Namun demikian, keenam calon tersebut masih bisa didiskualifikasi bila melakukan pelanggaran selama masa kampanye sampai Munaslub diselenggarakan.

Komite Etik Terima 58 Aduan Pelanggaran Caketum Golkar

JAKARTA, (PR).- Ketua Komite Etik Partai Golkar Fadel Muhammad mengatakan, pihaknya akan terus menampung aduan bila ada bakal calon yang melakukan pelanggaran. Di lokasi Munaslub sendiri, banyak informasi yang menunjukkan tempat pengaduan pelanggaran calon ketua umum bagi para kader.

Munas Golkar Sempat Ricuh

NUSA DUA, (PR).- Rapat Paripurna Musyawarah Nasional Luar Biasa Partai Golkar sempat diwarnai kericuhan, Minggu, 15 Mei 2016, malam. Kericuhan itu bermula ketika agenda rapat masuk ke pandangan umum terhadap laporan pertanggungjawaban Ketua Umum Partai Golkar 2014-2019 Aburizal Bakrie.