Dada Rosada Siap Diperiksa KPK Kembali

BANDUNG RAYA

BANDUNG, (PRLM).- Walikota Bandung Dada Rosada menyatakan kesiapannya untuk diperiksa KPK lagi terkait kasus penyelewengan dana bantuan sosial (bansos) Kota Bandung. Dia menyatakan, tak akan menyulitkan pemeriksaan yang dilakukan KPK.

"Jadi tak boleh sembunyi," kata Dada saat ditemui seusai acara pelantikan Ketua RT/RW 01 Kel Burangrang di Jalan Karapitan Gang Uni 17 G, Minggu (26/5/13). Hal itu disampaikannya untuk menepis sejumlah pertanyaan beberapa wartawan terkait ketidakhadirannya dalam sejumlah kegiatan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung seusai diperiksa KPK pada Kamis (23/5/13) lalu.

Dalam pemeriksaan KPK, dia mengaku ditanya terkait tugas pokok dan fungsi (tupoksi) wali kota beserta para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot).

Sebelumnya, sejumlah pejabat Pemkot Bandung sempat diperiksa terkait dana urunan yang diduga dipakai menyuap Hakim Setyabudhi Tedjacahyono. (A-201/A-108)***

Baca Juga

Sosialisasi Pertanggungan Asuransi

BANDUNG RAYA
SOSIALISASI pertanggungan asuransi kesehatan bagi karyawan beserta keluarga, disampaikan Eva dari Mandiri Inhealth yang dihadiri sebagian karyawan dari berbagai bagian dan staf di Aula Pikiran Rakyat, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Kamis (4/2/2016).*

Pabrik Sepatu Rumahan Habis Terbakar

BANDUNG RAYA
BANDUNG, (PRLM).- Sebuah pabrik rumahan (home industri) yang memproduksi sepatu di Jalan Komplek Kembar Timur, RT 05 RW 06, Kelurahan Cigereleng, Kecamatan Regol habis dilalap api, Jumat (5/2/2016) dini hari.
 

Ada Garis Polisi, Pedagang tak Bisa Masuki Area Pasar Terbakar

BANDUNG RAYA

CIMAHI, (PRLM).- Garis polisi terpasang di area lokasi kebakaran di Pasar Cimindi Jln. Mahar Martanegara Kota Cimahi, Sabtu (6/2/2016). Kondisi itu membuat pedagang tak bisa memasuki area terbakar untuk memeriksa masing-masing kios.

Usai Pembinaan, Mantan Pengikut Gafatar Pulang ke Kampung Halaman

BANDUNG RAYA
USAI mendapat pembinaan selama 7 hari, 301 warga Jabar mantan pengikut organisasi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) gelombang 2 dan 3 dikembalikan ke daerah masing-masing, Senin (8/2/2016).*

CIMAHI, (PRLM).- Usai mendapat pembinaan selama 7 hari, 301 warga Jabar mantan pengikut organisasi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) gelombang 2 dan 3 dikembalikan ke daerah masing-masing, Senin (8/2/2016). Mereka dijemput oleh Dinas Sosial tiap daerah di penampungan Dinas Sosial.