Angkot Seruduk Rumah, Satu Penumpang Tewas

KUNINGAN, (PRLM).- Mobil minibus angkutan kota (angkot) Cirebon trayek D 6, bernomor polisi E 1966 F pengangkut 15 orang rombongan murid kelas I Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Cirebon, menyeruduk rumah warga di Desa Kalapagunung, Kec. Kramatmulya, Kab. Kuningan, Minggu (26/5/13) siang.

Kecelakaan tersebut mengakibatkan seorang siswa penumpang angkot itu, bernama Moch Noval (13) tewas seketika, dan tiga orang lainnya dari angkot tersebut mengalami luka ringan. Ketiga korban luka ringan, masing-masing pengemudi Warta (35), Dafa (13) dan Nandita (13).

Menurut sejumlah siswa dan siswi yang selamat dari kecelakaan itu pada saat itu angkot mereka sedang dalam perjalanan menuju Cirebon sepulang berwisata dari objek wisata Lembah Cilengkrang yang berada di bawahan lereng Gunung Ciremai.

Sementara itu, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kuningan Ajun Komisaris H. Iskandar Hartana, saat dihubungi "PRLM", Minggu (26/5/13) sore, menyebutkan, kecelakaan itu terjadi diduga kuat akibat mobil tersebut mengalami blong rem. "Apakah blong remnya terjadi secara mendadak atau sudah diketahui sebelumnya oleh sopir, itu akan kami selidiki lagi lebih lanjut," ujar H. Iskandar.(A-91/A-108)***

Baca Juga

Reklamasi di Pelabuhan Cirebon Akhirnya Disegel

CIREBON, (PR).- Proyek reklamasi untuk dok (galangan kapal) PT Gamatara Trans Ocean Shipyard di Pelabuhan Cirebon yang diduga melanggar sejumlah ketentuan, akhirnya disegel Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

El Nino Percepat Musim Tanam Skala Besar

CIKARANG, (PR).- Musim tanam padi dalam jumlah besar akan mulai digelar secara serempak bulan depan. Percepatan penanaman dilakukan guna mengejar ketertinggalan musim tanam akibat el nino tahun lalu.

Ramadan, Kiriman Uang TKI ke Majalengka Melonjak

MAJALENGKA,(PR).- Pengiriman uang TKI ke Majalengka di bulan Ramadan tahun ini meningkat dibanding tahun sebelumnya. Hingga pertengahan puasa, kiriman uang sudah mencapai Rp 25,3 miliar. Akhir puasa nanti jumlahnya diperkirakan menembus Rp 50 miliar.