Pasangan Rachmat-Nurhayanti Dideklarasilkan

POLITIK

CIBINONG, (PRLM).- Bupati Bogor Rachmat Yasin mendapatkan dukungan besar dari partai politik Kab. Bogor untuk maju dalam pemilihan bupati 8 September mendatang berpasangan dengan sekda Hj Nurhayanti. Pasangan calon tersebut dideklarasikan Minggu (26/5/2013) di lapangan Tegar Beriman, Cibinong, Kab. Bogor.

Partai politik yang mengusung mereka adalah PPP, Partai Golkar, Partai Demokrat, PKS, PAN, Gerindra, Hanura yang menduduki kursi di parlemen. Kemudian juga didukung oleh partai non parlemen seperti PKPI, Nasdem dan PKB.

Digandengnya Hj Nurhayanti berpasangan dengan Rachmat Yasin, menjadi nyata pecah kongsi pasangan bupat/wakil bupati saat ini yakni Rachmat Yasin-Karyawan Faturrachman dari PDI Perjuangan. PDIP sendiri tidak ikut koalisi besar tersebut. Dan sejak awal, PDIP telah membuka pendaftaran calon bupati/wakil bupati. Nama-nama para calon tengah di survei oleh DPP PDIP.

Rachmat Yasin dalam sambutannya, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan sejumlah partai besar yang mendukung dirinya untuk maju kedua kali. "Saya berterima kasih atas kepercayaan partai politik untuk melanjutkan membangun Kab Bogor," katanya.

Keputusan sejumlah partai besar seperti Golkar dan Demokrat serta PKS cukup mengejutkan. Apalagi partai tersebut tidak menempatkan orangnya untuk posisi calon wakil bupati. Dalam acara deklarasi yang dipadati masa pendukung, masing-masing pimpinan partai politik menyampaikan sambutan seperti Ade Ruhendi dari DPD Golkar, Max Sopacua dari pimpinan Demokrat, Iwan Setyawan dari DPC Gerinda dan pimpinan partai lainnya.(A-134/A-147)***

Baca Juga

Komisi II Ajukan Skenario Berbeda

POLITIK

JAKARTA, (PRLM).- Sepuluh fraksi di Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat menandatangani kesepakatan tentang skenario solusi bagi partai politik ‎yang mengalami dualisme kepengurusan.

PDIP Salahkan Seskab Soal Utang IMF

POLITIK

JAKARTA, (PRLM).- Ada tidaknya hutang Indonesia kepada IMF (international monetary fund) menjadi‎ polemik berkepanjangan. Partai pendukung Pemerintah, PDIP, menyalahkan pejabat di sekitar Presiden, khususnya Sekretaris Kabinet Andi Wijayanto atas kesalahan pernyataan Presiden Jokowi.

Pimpinan DPR Jadi Panggil KPU

POLITIK

JAKARTA, (PRLM).- Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat memanggil Komisi Pemilihan Umum pada Senin (4/5/2015) mendatang. Bersama Komisi II dan Mendagri, mereka akan membahas rekomendasi panja Komisi II.

UU Pilkada ‎Bisa Pecahkan Rekor Dunia

POLITIK

JAKARTA, (PRLM).- Apa yang menarik dari Undang-Undang No. 8/2015 tentang Pemilihan Kepala Daerah? Jawabannya barangkali adalah UU ini bakal memecah rekor dunia.